Mawar Emas Mekar di Pulau Sumbawa

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah  meluncurkan program Mawar Emas di Pulau Sumbawa yang dimulai dari Kabupaten Sumbawa Barat. (Suara NTB/humassetdantb)

Mataram (Suara NTB) – Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah meluncurkan program Melawan Rentenir Berbasis Masjid (Mawar Emas) di Kabupten Sumbawa Barat (KSB). Keberadaan Mawar Emas tersebut diharapkan mampu membantu perekonomian masyarakat, terutama UKM dan pedagang kecil di NTB.

Mawar Emas merupakan salah satu program Pemprov NTB untuk membantu UKM dan pedagang-pedagang kecil yang selama ini lebih nyaman serta lebih mudah meminjam ke rentenir dengan bunga yang sangat tinggi. Akibat bunga yang tinggi tersebut, beban masyarakat semakin bertambah dan kemiskinan sulit diputus.

Iklan

‘’Mawar Emas ini hadir untuk membantu serta mengeluarkan masyarakat dari jeratan rentenir,’’ ungkap gubernur. Melalui Mawar Emas, masyarakat bisa meminjam uang serta modal usaha ke masjid. Dengan begitu, fungsi masjid tidak hanya sebagai tempat ibadah, namun mampu difungsikan sebagai pusat pengembangan sosial ekonomi masyarakat.

Gubernur NTB, H. Zulkieflimansyah  meluncurkan program Mawar Emas di Pulau Sumbawa yang dimulai dari Kabupaten Sumbawa Barat. (Suara NTB/humassetdantb)

‘’Setiap desa pasti memiliki masjid, jika semuanya kita fungsikan sebagai pengembangan ekonomi, saya optimis, kemiskinan bisa kita atasi bersama,’’ ujar gubernur.

Program Mawar Emas lahir dari rasa perihatin kepada masyarakat yang banyak dijerat rentenir dalam mendapatkan modal usaha serta keperluan lainnya dalam memenuhi kebutuhan ekonomi. ‘’Jangan sampai, niat mulia masyarakat untuk membuat usaha, malah menjadi beban karena meminjam kepada rentenir,’’ pesan gubernur.

Dalam waktu yang bersamaa, gubernur berkesempatan melantik Pengurus Daerah Masyarakat Ekonomi Syari’ah Kabupaten Sumbawa Barat bertempat di Masjid Agung Darussalam, KSB. (r)