Mataram Siap Fasilitasi Penjualan Tiket WSBK

H. Nizar Denny Cahyadi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Mataram siap dilibatkan untuk penjualan tiket World Superbike (WSBK) yang akan berlangsung 19-21 November mendatang di Sirkuit Mandalika. Pasalnya, gelaran balap motor internasional tersebut diharapkan memberi sumbangsih positif terhadap geliat pariwisata di daerah, termasuk bagi pelaku usaha dan masyarakat lokal.

Kepala Dispar Kota Mataram, H. Nizar Denny Cahyadi menyebut pihaknya telah mendapat informasi terkait upaya Dispar Provinsi NTB mengambil bagian dalam penjualan tiket WSBK. “Karena itu, jika nanti kita juga dilibatkan dalam penjualan tiket ini, kita akan segera mengumpulkan dan koordinasikan dengan pelaku usaha pariwisata, terutama pengusaha travel di Mataram,” ujarnya, Minggu, 26 September 2021.

Iklan

Koordinasi dengan travel agent ditujukan untuk memastikan mekanisme penjualan tiket nantinya. Sehingga pelaku usaha bisa turut mempromosikan sekaligus memasarkan kegiatan pembuka untuk MotoGP 2022 tersebut.

“Dengan begitu proses dan mekanisme penjualan tiketnya bisa sesuai prosedur yang ada. Kalau kita sudah diberikan mandat nantinya, kita akan bicarakan ini dengan teman-teman travel,” jelasnya. Kendati demikian, sampai saat ini pihaknya masih menunggu informasi resmi dari Dispar Provinsi NTB untuk keterlibatan daerah dalam penjualan tiket tersebut.

WSBK sendiri diprediksi akan menarik ribuan orang wisatawan untuk datang ke NTB. Dengan demikian geliat pariwisata dapat bergerak, terutama dari penyewaan akomodasi seperti travel dan kamar hotel. Khusus untuk Kota Mataram telah disiapkan 1.300 kamar hotel untuk menyambut wisatawan yang akan berkunjung menyaksikan gelaran tersebut.

“Pada prinsipnya kita sudah siap mendukung WSBK ini. Baik untuk akomodasi, ataupun dilibatkan untuk penjualan tiketnya,” ujar Denny. Pihaknya optimis gelaran tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang positif, khususnya dari pergerakan sektor pariwisata kedepan.

Khusus untuk Kota Mataram, pihaknya juga mengandalkan konsep wisata belanja untuk menarik minat wisatawan berkunjung. Antara lain dengan mengunjungi pasar seni dan pusat kerajinan yang ada di Kota Mataram.

“Wisata belanja ini yang jadi andalan kita. Terutama untuk kerajinan seperti mutiara, cukli, ketat dan lain-lain yang ada di sini. Sekaligus (WSBK) ini juga mendukung pemulihan ekonomi di tengah pandemi Covid-19 kalau sukses terlaksana,” tandas Denny. (bay)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional