Mataram Krisis Kepala Sekolah

H. Lalu Fatwir Uzali. (Suara NTB/ron)

Mataram (Suara NTB) –Pemerintah Kota Mataram mengalami krisis kepala sekolah (Kasek). Rencana pengisian jabatan fungsional itu terkendala regulasi. Kekosongan jabatan dikhawatirkan mengganggu proses administrasi di sekolah. Dinas Pendidikan meminta agar guru senior ditunjuk sebagai pelaksana tugas kepala sekolah.

Pertimbangan menunjuk guru senior sebagai Plt disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Kota Mataram, H. Lalu Fatwir Uzali dikonfirmasi, Selasa, 23 Februari 2021 dengan alasan pengawas, kepala bidang, kepala seksi bahkan dirinya sebagai kepala dinas merangkap sebagai pelaksana tugas (Plt) Kasek. Dia harus turun gunung mengisi kekosongan jabatan tersebut demi memperlancar proses administrasi di sekolah. “Karena sudah tidak ada lagi. Saya terpaksa jadi Plt di SDN 13 karena dinamika orangtua dan siswanya tinggi,” jelas Fatwir.

Iklan

Sejumlah 24 jabatan Kasek tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) yang lowong. Penunjukan plt kepala sekolah lanjutnya, menjadi masalah. Pasalnya, tidak ada lagi pengawas maupun pejabat di Disdik bisa ditunjuk. Rata-rata mereka telah merangkap jabatan.
Salah satu solusinya adalah menunjuk guru senior sebagai pelaksana tugas. Hal ini akan dikoordinasikan dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), apakah memungkinkan atau sebaliknya. “Kalau sebelumnya tidak boleh. Makanya ini kita segera koordinasikan dengan BKPSDM,” tambahnya.

Pejabat yang ditunjuk sebagai Plt memiliki keterbatasan wewenang dibandingkan pejabat definitif. Untuk tandatangan ijazah siswa maupun pertanggungjawaban penggunaan bantuan operasional sekolah (BOS) bisa dilakukan oleh plt. Kebijakan itu dipicu oleh kondisi di lapangan yang tidak memungkinkan dilakukan pengisian jabatan kosong akibat terkendala regulasi.

Di satu sisi, pelatihan Kasek oleh BKPSDM menghasilkan sumber daya manusia berkualitas baik dari sisi manajerial, profesionalitas dan aspek lainnya, sehingga bisa segera ditempatkan ke sekolah. Pengawas pun segera kembali mengkonsep kualitas pendidikan di Mataram. “Kita berharap pelatihan kepala sekolah bisa menghasilkan banyak lulusan supaya segera ditempatkan,”demikian harapnya. (cem)

Advertisementfiling laporan pajak Jasa Pembuatan Website Profesional