Mataram Keluar dari Zona Merah Covid-19

I Nyoman Suwandiasa. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Proses testing, tracing dan treatment dilakukan oleh rumah sakit dan puskesmas bisa dikategorikan berhasil. Pasalnya, Kota Mataram berhasil keluar dari zona merah penyebaran kasus coronavirus disease atau Covid-19. Kendati demikian, masyarakat tetap diminta mematuhi protokol kesehatan (prokes).

Data Satgas Penanganan Covid-19 Nasional, jumlah kabupaten/kota yang masuk kategori zona oranye mengalami kenaikan dari 289 menjadi 316 kabupaten/kota. Zona oranye adalah wilayah dengan tingkat penularan Covid-19 sedang. Sementara zona kuning untuk wilayah dengan tingkat penularan rendah.

Iklan

Menanggapi hal itu, Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Mataram, Drs. I Nyoman Suwandiasa mengapresiasi kinerja dari tenaga kesehatan baik itu rumah sakit dan puskesmas serta stakeholder lainnya yang berhasil menekan jumlah penyebaran kasus Covid-19 di Mataram. Artinya, testing, tracing dan treatment dilakukan selama ini cukup efektif. “Apa yang kita lakukan selama ini cukup berhasil,” kata Nyoman dikonfirmasi, Kamis, 15 April 2021.

Sebagai daerah dengan kategori sedang penularan Covid-19 kata Nyoman, Kota Mataram tidak memiliki kontribusi signifikan terhadap kasus Covid-19 secara nasional. Artinya, vaksinasi dioptimalkan memperoleh hasil cukup baik.

Kaitannya dengan penambahan kasus diakui cukup dinamis. Tidak dipungkiri terjadi penambahan pasien positif, sembuh maupun meninggal dunia. Oleh karena itu, suasana Ramadhan harus diikuti dengan memperketat protokol kesehatan. “Prokes harus dimaksimalkan tujuannya semata – mata menekan penyebaran kasus Covid-19,” ucapnya.

Penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro tetap dilaksanakan. Internvesi dilakukan berdasarkan zona tiap lingkungan. Apabila satu lingkungan ditemukan 1 – 5 kasus positif maka akan diawasi secara ketat. Pengawasan serta treatment masing – masing zona telah ditentukan berdasarkan eskalasi penyebaran kasus.

Nyoman yang juga Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika mengingatkan, meskipun Kota Mataram telah keluar dari zona merah, namun bukan berarti penanganan maupun pencegahan kendor. Justru, tim gugus tugas tetap akan memaksimalkan pengawasan agar masyarakat tetap konsisten menerapkan 5M dan 3 T. (cem)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional