Mataram Kejar Target Kekebalan Kelompok

Lalu Martawang. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Capaian vaksinasi Covid-19 di Kota Mataram hampir mencapai target herd immunity atau kekebalan kelompok sebanyak 70 persen dari total populasi penduduk. Sampai dengan 31 Agustus 2021, angka vaksinasi Covid-19 di Kota Mataram telah mencapai 191.179 orang atau sekitar 60,58 persen.

“Prinsipnya herd immunity harus kita capai. Karena itu kita sudah menyiapkan juga beberapa langkah, termasuk untuk menggalakkan sosialisasi yang melibatkan Satgas Covid-19 di tingkat kecamatan dan kelurahan,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Kota Mataram, I Nyoman Suwandiasa, Rabu, 1 September 2021.

Iklan

Dengan bantuan satgas di tingkat kecamatan dan kelurahan tersebut pihaknya berharap masyarakat yang memenuhi syarat vaksinasi Covid-19 dapat menjadi prioritas untuk suntikan dosis pertama. Pasalnya, salah satu tantangan saat ini diakui Nyoman banyaknya kelompok masyarakat yang memang dinyatakan belum memenuhi syarat vaksinasi.

“Kita akui ada beberapa persoalan itu. Semisal untuk (vaksinasi) tenaga pendidik kita capaiannya belum memenuhi harapan, karena memang banyak yang menderita komorbid sehingga tidak lulus screening awal. Kemudian banyak juga lansia yang punya masalah serupa,” jelas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Mataram tersebut.

Selain itu, pihaknya juga mencatat capaian vaksinasi ibu hamil yang masih sangat minim. Padahal kelompok tersebut juga menjadi prioritas Satgas Covid-19 Kota Mataram, karena kerentanannya tertular virus.

Menurut Nyoman, sampai saat ini memang ada angka absolut dimana beberapa kelompok masyarakat tidak memenuhi syarat atau tidak perlu lagi menerima vaksinasi. Dicontohkan seperti penyintas Covid-19 yang tidak lagi membutuhkan suntikan vaksin karena sebelumnya telah terkonfirmasi positif dan berhasil sembuh.

Hal tersebut dinilai menjadi alasan utama capaian vaksinasi di Kota Mataram mengalami perlambatan setelah berhasil mencapai 60 persen. Untuk itu, pihaknya berharap kerjasama dari semua pihak untuk kembali menggalakkan vaksinasi bisa mendorong pemenuhan target menuju herd immunity.

“Kalau bicara kesiapan tenaga kesehatan kita, memang sangat siap. Apalagi dengan dukungan stok vaksin kita yang tidak lagi ada masalah. Karena itu, dengan adanya program-program seperti serbuan vaksin dari Polda dan Polres juga sangat membantu. Kita terus menggugah ini juga, supaya stakeholder lain dan komunitas yang merepresentasikan masyarakat itu sendiri turut mendorong vaksinasi,” ungkapnya.

Terpisah, Plt. Direktur RSUD Kota Mataram sekaligus Asisten I Setda Kota Mataram, Lalu Martawang menyebut secara umum vaksinasi Covid-19 di fasilitas kesehatan tersebut terus dijalankan. Baik untuk pelayanan vaksinasi dosis pertama maupun dosis kedua.

“Kita berharap mudah-mudahan dengan kita menggalakkan lagi vaksinasi ini target 70 persen (vaksinasi) untuk herd immunity itu tercapai,” ujar Martawang. Dia juga memastikan stok vaksin  tidak lagi ada masalah.

Di sisi lain, dukungan dari pihak kepolisian dan lembaga swasta untuk mendukung vaksinasi tersebut juga disebutnya sangat membantu. Dicontohkan seperti rencana vaksinasi massal yang akan difasilitasi Polres Mataram pada 6 September mendatang.

“Ini juga membantu kita mendorong (capaian) vaksinasi. Termasuk dari beberapa pihak yang nantinya akan melakukan kegiatan serupa di beberapa titik. Semisal teman-teman di Universitas Mataram yang telah membangun komunikasi untuk kegiatan vaksinasi bersama BCA Peduli. Di situ akan disiapkan 5.000 stok vaksin untuk warga Kota Mataram,” jelas Martawang.

Jika herd immunity tercapai, pihaknya berharap masyarakat Kota Mataram bisa membangun kekebalan terhadap potensi penularan virus. Dengan begitu, angka positif harian di Kota Mataram dapat semakin menurun dan kehidupan masyarakat menjadi normal. (bay)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional