Matangkan Pengamanan WSBK

Imam Thobroni. (Suara NTB/why)

POLDA NTB semakin mematangkan pengamanan World Superbike 2021 Sirkuit Mandalika. Balapan yang bakal berlangsung 19-21 November mendatang ini diantisipasi kerawanan kemacetan lalu lintasnya. Berkaitan dengan proyeksi penonton yang mencapai 30 ribu orang.

Karo Ops Polda NTB Kombes Pol Imam Thobroni menjelaskan, KEK Mandalika memiliki sejumlah jalur pintu masuk utama untuk membagi kedatangan dan kepulangan. “Kita sudah latihkan dengan Kemenhub dengan simulasi tactical floor game,” ujarnya, Senin, 12 Oktober 2021.

Iklan

Simulasi di Gedung Kemenhub RI di Jakarta ini dengan menggelar papan taktik dengan bidak disesuaikan instansi dan kewenangannya. Papan taktik ini menggambarkan pergerakan personel, pergerakan orang dan barang, serta lokasi-lokasi vital yang mendukung pelaksanaan WSBK.

“Simulasinya ini khusus untuk arus lalu lintas di jalur darat. Baik itu jalur lama Sengkol, kemudian pintu timur dari Pelabuhan Awang atau jalan bypass yang baru. Bagaimana nanti kalau penonton datang, mereka diarahkan kemana, tempat parkir dimana, transfer shuttle bus bagaimana,” urainya.

Rencana operasi rekayasa lalu lintas ini disusun terstruktur dan terukur sejak dari sebelum dimulainya kegiatan, pelaksanaan kegiatan, sampai kegiatan selesai. Untuk keperluan arus penonton ini, Imam menyebut Dishub Provinsi NTB menyediakan shuttle bus.

Mekanismenya, shuttle bus ini memiliki ciri khusus berupa stiker bertanda khusus. Shuttle bus ini kemudian mengantarkan penonton sampai titik parkir yang disediakan. Ataupun bus carter untuk keperluan kru dan pembalap.

“Setelah ini kita akan siapkan latihan di versi kita. Kita akan simulasikan juga pengamanannya dari mulai bandara dan pelabuhan menuju kawasan Mandalika. 2.350 personel gabungan nanti akan tergelar,” kata Imam.

Pengamanan selanjutnya mengenai penonton yang memasuki kawasan sirkuit. Skenario yang sudah ditetapkan mengenai ketentuan protokol kesehatan. Antara lain syarat penonton yang dibolehkan memasuki kawasan sirkuit saat event.

“Tentu yang boleh masuk yang memiliki tiket. Mungkin nanti ada kebijakan tiket untuk warga sekitar. Tapi yang jelas selain itu harus sudah vaksin dosis dua dan negatif Covid-19 berdasarkan rapid test atau PCR,” paparnya.

Imam menegaskan protokol kesehatan diterapkan secara ketat. Kru dan pembalap juga akan menjalani karantina selama gelaran WSBK. Kemudian disiapkan petugas khusus Satgas Prokes di lokasi yang menyediakan perlengkapan penerapan protokol kesehatan di kawasan sirkuit. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional