Masyarakat Miskin KSB akan Disubsidi Rp 200 Ribu/Bulan

Taliwang (Suara NTB) – Sekitar 1.400 kepala keluarga (KK) yang terdata sebagai masyarakat miskin di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) akan segera mendapatkan program perindungan dari pemerintah setempat. Bentuk program perlindungan itu yakni pemerintah KSB akan memberikan subsidi sebesar Rp 200 ribu/bulan untuk membantu menunjang kebutuhan hidup sehari-hari mereka.

Asisten Ekonomi Pembangunan Setda KSB, Dr. Ir. H. Amry Rakhman, M.Si mengatakan, regulasi dalam bentuk peraturan bupati (Perbup) untuk pelaksanaan program perlindungan bagi masyarakat miskin itu telah dibuat pihaknya. Dan untuk pelaksanaannya, pihaknya terlebih dahulu akan melakukan rapat koordinasi dengan seluruh SKPD teknis. “Perbup-nya sudah ada. Di aturan itu nanti tiap KK miskin akan terima Rp 200 ribu/bulan,” katanya kepada Suara NTB.

Iklan

Mekanisme penyaluran dana bagi masyarakat miskin itu akan dilakukan melalui rekening bank. Pemda KSB akan bekerja sama dengan salah satu bank yang ditunjuk, selanjutnya bank bersangkutan akan membuatkan rekening seluruh warga miskin berdasarkan data yang ada. “Untuk bank-nya belum kita tentukan. Yang jelas mekanismenya hampir sama dengan program Pariri yang sudah kita laksanakan,” papar H. Amry.

Untuk sumber anggarannya sendiri, Pemda KSB tidak saja menyediakan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Dalam program ini Pemda KSB menyiapkan kesempatan bagi masyarakat untuk berderma dengan cara menyumbang melalui rekening yang disiapkan nantinya. “Pemda siapkan anggaran. Tapi kita juga bisa terima sumbangan atau sedekah dari masyarakat baik itu per orangan, kelompok atau mungkin perusahaan. Silakan berpartisipasi dan nanti akan disiapkan salurannya berupa rekening induk pada bank penyalur,” timpalnya.

Pemanfaatan dana bantuan bagi warga miskin itu, menurut H. Amry tidak diatur. Warga miskin dipersilakan menggunakan dana yang diterimanya untuk menambah pembiayaan kebutuhan hidup sehari-harinya. “Mereka kan tentu tahu mana prioritas yang harus didahulukan. Intinya uang yang mereka tiap bulannya itu dihajatkan membantu memenuhi kebutuhan harian mereka,” cetusnya.

Untuk diketahui, sekitar 1.400 KK miskin yang akan menerima bantuan subsidi ini, adalah mereka yang sebelumnya terdata sebagai masyarakat miskin dari hasil validasi data kemiskinan yang dilaksanakan Pemda KSB pada akhir tahun 2017 lalu.(bug)