Masyarakat Boleh Tolak Paket JPS

Asisten II Setda Kota Mataram, H. Mahmuddin Tura memeriksa bantuan JPS sebelum disalurkan ke masyarakat pada Kamis, 2 September 2021. Kualitas dan kuantitas bantuan harus sesuai. Masyarakat diminta mengembalikan apabila tak sesuai takaran ataupun bantuan tak layak dikonsumsi. (Suara NTB/cem)

Mataram (Suara NTB) – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) mulai disalurkan ke masyarakat. Barang diterima harus terjamin kualitas dan takarannya. Bila tak sesuai masyarakat berhak mengembalikan.

Penyerahan bantuan pada Kamis, 2 September 2021 langsung dipantau oleh Tim Asistensi Pemkot Mataram. Secara acak bantuan pangan itu diperiksa dari sisi kualitas, masa kedaluwarsa serta ketepatan jumlah.

Iklan

Asisten II Setda Kota Mataram, Ir. H. Mahmuddin Tura menyampaikan, tim asistensi yang terdiri dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan, Kejaksaan, Kepolisian, Dinas Perdagangan,Inspektorat, Badan Urusan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Sosial dan instansi teknis lainnya turun memantau proses pendistribusian bantuan jaring pengaman sosial ke masyarakat.

Tim mengecek secara acak kualitas, jumlah dan masa kedaluwarsa barang sebelum diterima oleh masyarakat. Tetapi masyarakat berhak mengembalikan apabila bantuan diterima tidak sesuai kualitas atau tak layak konsumsi. “Tim asistensi terbagi jadi tiga dan memiliki tugas masing – masing mengecek ke kelurahan. Kita pastikan semua barang jumlah tepat dan kualitasnya bagus,” kata Mahmuddin ditemui usai mengecek bantuan JPS di Kelurahan Ampenan Selatan, Kamis, 2 September 2021.

Isi paket JPS itu adalah beras C4 isi 5 kilogram, alumna kerupuk kulit isi 250 gram, abon ayam kering isi 200 gram dan kue kering isi 250 gram. Empat item isian paket JPS nilainya Rp 150 juta.

Mahmuddin menyebutkan, pengadaan 32.163 paket sembako tersebut menghabiskan anggaran Rp5 miliar. Dia bersyukur pengadaan tidak dikenakan pajak, sehingga tidak ada pengurangan jumlah penerima dan isian paket.

Di satu sisi, pihaknya menghindari kesalahan data atau penerima ganda. Kelurahan diminta selektif dan mengecek warganya. “Kalau sudah terima bantuan tidak boleh terima bantuan lagi,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Inspektur Inspektorat Kota Mataram, Lalu Alwan Basri menambahkan, tim yang terdiri dari lintas sektor sudah mengecek proses pengadaan, timbangan serta kualitas bantuan yang akan didistribusikan ke masyarakat. Pengecekan di tiga rekanan rata – rata ketersedian bahan mencapai 90 persen pada Senin (30/8). Dan, sebelumnya pendistribusian hari ini (kemarin, red) harus tuntas. “Kita kawal betul pengadaan JPS ini baik dari takaran dan kualitasnya,” ucapnya.

Pihaknya tidak menginginkan kualitas dan kuantitas barang yang diterima masyarakat tidak memenuhi standar. Penyedia diminta mengkomunikasikan ke pelaku usaha kecil menengah. Tetapi warga juga berhak mengembalikan bilamana terjadi kekurangan takaran, bantuan tidak sesuai kualitas dan lain sebagainya. “Jangan sampai kualitas dan kuantitas diterima masyarakat kurang,” tandasnya.

Alwan menekankan, aparat pemerintah di kelurahan segera menyerahkan bantuan tersebut ke masyarakat, agar tidak terjadi penumpukan.

Bersyukur Terima Bantuan

 

Di satu sisi, warga yang menerima bantuan JPS bersyukur. Salah satunya Noviani, warga Lingkungan Gatep, Kelurahan Ampenan Selatan. Saat pandemi Covid-19 dengan kondisi ekonomi serba sulit, bantuan sekecil apapun dinilai bermanfaat bagi masyarakat. Dia mengaku, baru dua kali menerima bantuan setelah sebelumnya menerima bantuan beras 10 kilogram dari pemerintah. “Ini yang kedua kali saya terima bantuan. Selebihnya ndak pernah ada,” ucapnya.

Novi sapaan akrabnya, berprofesi sebagai ibu rumah tangga. Ia membantu suaminya berjualan wallpaper dinding rumah secara online. Masa saat ini kata dia, harus kreatif mencari peluang usaha agar bisa bertahan hidup di tengah ancaman pandemi.

H. Muhammad Nur, warga Karang Buyuk juga bersyukur menerima bantuan. Selama ini, tidak pernah merasakan bantuan dari pemerintah. “Baru sekali ini saya dapat,” ucapnya. (cem)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional