Masuk DPT Pilkada Serentak, 32.117 Pemilih Belum Rekam E-KTP di NTB

Zuriati (Suara NTB/dok)

Mataram (Suara NTB) – KPU NTB telah menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pilkada serentak di tujuh kabupaten/kota sebanyak 2.180.917 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 32.117 pemilih yang belum punya KTP atau belum melakukan perekaman E-KTP.

Anggota KPU NTB Divisi Teknis Penyelenggaraan, Zuriati, S.P., menyebutkan 32.117 pemilih yang belum merekam E-KTP tersebar di tujuh kabupaten/kota. Diharapkan, sebelum hari pencoblosan, 9 Desember mendatang, puluhan ribu warga yang memunyai hak untuk memilih tersebut sudah selesai melakukan perekaman E-KTP.

Iklan

‘’Dinas Dukcapil terus melakukan proses perekaman. Mudah-mudahan nanti tanggal 9 Desember, semuanya tuntas,’’ kata Zuriati saat menerima kunjungan DPD RI yang melakukan kunjungan ke NTB terkait pengawasan Pilkada Serentak 2020 di Kantor Gubernur, Selasa, 17 November 2020 siang kemarin.

Zuriati memaparkan jumlah DPT dan masyarakat yang belum melakukan perekaman di masing-masing kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak. Untuk Kota Mataram, jumlah DPT sebanyak 302.159 jiwa, sebanyak 854 orang belum melakukan perekaman E-KTP.

Kemudian, Lombok Utara sebanyak 172.326 DPT, di mana 1.365 orang belum melakukan perekaman E-KTP. Lombok Tengah sebanyak 751.236 DPT, sebanyak 3.099 orang belum melakukan perekaman. Sumbawa Barat 92.704 DPT, yang belum melakukan perekaman 1.875 orang.

Selanjutnya, Sumbawa sebanyak 337.145 DPT, sebanyak 4.840 orang belum melakukan perekaman. Dompu sebanyak 163.391 DPT, di mana 2.234 orang belum melakukan perekaman E-KTP. Terakhir, Bima sebanyak 361.957 DPT, sebanyak 17.850 orang belum melakukan perekaman E-KTP.

Terpisah, Kepala Bidang Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) DPMPD Dukcapil NTB, Panca Kusuma mengatakan, semua kabupaten/kota yang melaksanakan Pilkada serentak di NTB sedang turun ke masyarakat menyasar penduduk yang akan berusia 17 tahun pada 9 Desember mendatang.

‘’Langsung direkam hari ini tapi nanti cetaknya ditanggal lahir mereka. Semua didata yang belum melakukan perekaman E-KTP,’’ terangnya.

Untuk masyarakat yang belum melakukan perekaman E-KTP,  Panca mengatakan Dinas Dukcapil Kabupaten/Kota sudah membuatkan panggilan untuk datang ke Dukcapil untuk melakukan perekaman. Atau datang ke desa-desa, nanti petugas Dukcapil yang melakukan perekaman.

‘’Sepanjang dia datang melakukan perekaman, kita berikan dia KTP dan punya hak pilih kalau sudah berumur 17 tahun. Kemudian tinggal dilaporkan ke KPU bahwa dia sudah punya KTP untuk melakukan pemilihan,’’ katanya.

Panca menambahkan, pembuatan E-KTP akan langsung jadi sepanjang dokumen kependudukan tidak ada kesalahan. Ia mengatakan 32.117 jiwa tersebut mereka yang  belum melakukan perekaman dan penduduk yang berusia 17 tahun pada 9 Desember mendatang. (nas)