Masih Tinggi, Tingkat Kehadiran ASN di Lobar Selama Ramadhan

H. Baehaqi (Suara NTB/her)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) menerbitkan surat edaran pelaksanaan jam kerja pada bulan Ramadhan 1442 Hijriah atau tahun 2021. Surat edaran dengan nomor 800 / 08 /org/2021 tentang pelaksanaan jam kerja selama bulan suci Ramadhan dan pembatasan kegiatan berpergian  ke luar daerah dan/atau mudik dan atau cuti bagi pegawai ASN Lobar.

Sekda Lobar Dr. H. Baehaqi menjelaskan, penerbitan edaran ini berdasarkan surat  edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 09 tahun 2021 tentang penetapan jam kerja pada bulan Ramadhan 1442 Hijriyah bagi ASN di lingkungan instansi pemerintah.

Iklan

” Semarak Ramadhan bagi pegawai ASN di perkantoran, mari jadikan sabar dan shalat sebagai media untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT, serta berharap semoga Allah SWT segera mengangkat pandemi Covid-19 dari tanah air kita Indonesia pada umumnya, Provinsi NTB dan Kabupaten Lombok Barat pada khususnya,” isi edaran Bupati.

Selain itu, tambahnya, semua pegawal ASN yang Muslim untuk mengikuti salat berjamaah di masjid dengan  ketentuan menghentikan kegiatan pekerjaan 15 menit sebelum adzan dikumandangkan serta mengisinya dengan membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan tetap menjalankan protokol kesehatan 5m (mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak aman, Menghindari kerumunan dan mengurangi mobilitas). ” 15 menit sebelum adzan ASN sudah istirahat dan diharapakan diisi dengan membaca atau menghafal Al-Qur’an, ” ajaknya.

Adapun jam kerja PNS selama bulan Ramadhan yaitu penetapan jam kerja masuk pada pukul 08.00 Wita dan pulang pada pukul 15.00 Wita untuk jam kerja dari hari Senin hingga Jumat atau lima hari kerja. “Waktu istirahat pukul 12.15-12.45 kurang lebih satu jam, ” tegasnya.

Untuk pelaksanaan apel pagi dan sore selama bulan Ramadhan ditiadakan, dengan absen manual tetap dijalankan.Ditegaskan Sekda, khusus bagi unit kerja/perangkat daerah yang berfungsi memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat dan mencakup kepentingan masyarakat luas, antara lain rumah sakit, puskesmas, pemadam kebakaran, keamanan dan ketertiban, dan unit kerja pelayanan lain yang sejenis yang memberikan pelayanan secara terus menerus.

“Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kabupaten Lombok Barat agar melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap tingkat kehadiran pegawai serta pelaksanaan jam kerja di lingkungan instansi masing-masing dan melaporkan kepada Bupati Lombok Barat melalui Badan Kepegawaian Daerah dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Lombok Barat,”ujarnya.

Terpisah Kepala BKDPSDM Lobar Syahrudin menjelaskan, untuk pemantauan kedisiplinan PNS Lobar dilakukan dengan melakukan koordinasi pihak Pol PP Lobar, dari hasil laporan yang didapatkan tingkat kehadiran PNS lobar pada hari pertama puasa cukup tinggi di angka 90 persen. ” Kita kordinasi dengan Pol PP untuk pantau ASN, ” katanya.

Sementara itu, Kasat Pol PP Lobar Baiq Yeni S Ekawati mengatakan selama dua hari puasa tingkat kehadiran PNS Lobar masih normal di atas 90 persen, kecuali untuk para ASN yang memang bekerja dari rumah. Begitu juga karena hari pertama dan kedua puasa bertepatan dengan Hari Raya Galungan,  maka ini tentunya akan mempengaruhi tingkat kehadiran, namun mereka sudah mendapatkan izin. ” Tingkat kehadiran ASN kita, normal saja kecuali memang mereka yang WFH, ” tegasnya. (her)

Advertisement ucapan idul fitri ucapan idul fitri ucapan idul fitri Jasa Pembuatan Website Profesional