Masifkan Pencegahan Covid-19, Bupati Dompu Gerakkan Semua Sektor

Bupati Dompu, H. Bambang M. Yasin saat memimpin rapat koordinasi penanggulangan Covid-19, Jumat, 20 November 2020.(Suara NTB/Jun)

Dompu (Suara NTB) – Upaya pencegahan Corona Virus Disease (Covid-19) di Kabupaten Dompu, sudah cukup intens dilakukan. Namun demikian, pasien terkonfirmasi positif masih saja ditemukan. Karenanya, pemerintah daerah berencana menggerakkan semua sektor untuk masifnya kegiatan tersebut. Bahkan operasi yustisi mulai diarahkan untuk penindakan.

Demikian ungkap Bupati Dompu, Drs. H Bambang M Yasin dalam rapat koordinasi penanggulangan Covid-19, Jumat, 20 November 2020. “Kita memang harus melakukan lebih maju lagi, yaitu memulai penindakan terhadap pelanggar,” terangnya.

Iklan

Selama ini penanggulangan virus berbahaya tersebut dibebankan sepenuhnya pada tim gugus tugas Covid-19 tingkat kabupaten, sifatnya pun masih sangat umum dengan jangkauan yang cukup luas. Kondisi itu tak heran membuat banyaknya temuan pelanggaran di lapangan.

Atas situasi yang berpotensi menambah jumlah pasien positif ini, Bupati menginstruksikan jajaran untuk melakukan beberapa perubahan, diantaranya merevisi SK tim gugus tugas tingkat kabupaten, menyiapkan SK bagi tim yang berada di kecamatan, Desa dan Kelurahan. Langkah tersebut bertujuan mamaksimal upaya pengawasan terhadap kegiatan sosial kemasyarakatan.

“Setelah tim ini terbentuk, tim kabupaten dan kecamatan akan bertemu supaya tugas dari tim bisa lebih detail memantau masyarakat, misalnya yang akan melaksanakan pesta pernikahan,” jelasnya.

Selain menekankan penerapan protokol Covid-19, setiap kegiatan sosial kemasyarakatan harus memiliki koordinator. Sehingga ada pihak yang bisa dimintai pertanggungjawaban ketika ditemukan persoalan.

Sementara instansi teknis yang menaungi lembaga pendidikan, Bambang M Yasin mengarahkan mereka untuk segera menginventarisir sekolah yang sudah layak melaksanakan KBM tatap muka dimasa pandemi Covid-19. Pun menentukan indikator pertibangan mendasar dalam pelaksanannya. “Dan untuk Satuan Pol PP mungkin bisa membagi tugas dengan anggota untuk sosialisasi di pasar, bahkan mengawasi aktifitas masyarakat di tempat umum,” harapnya.

Dengan pelibatan semua sektor untuk masifnya pencegahan dan penindakan terhadap pelanggar protokol kesehatan, Bupati berharap, daerah ini bisa kembali menyandang status zona hijau. Sehingga aktifitas masyarakat dan pemerintahan bisa kembali normal. (jun)