Masalah Nambung, Lobar Tegaskan Soal Tapal Batas Sudah Tuntas

H. Fauzan Khalid (Suara NTB/dok)

Giri Menang (Suara NTB) – Bupati Lombok Barat (Lobar) H. Fauzan Khalid menegaskan masalah tapal batas antara Lobar dengan Lombok Tengah (Loteng) di daerah Nambung Desa Buwun Mas Kecamatan Sekotong sudah selesai (final). Penetapan tapal batas ini berdasarkan penetapan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melalui Peraturan Mendagri (Permendagri) nomor 93 tahun 2017. Dalam Permendagri tersebut sudah diatur secara rinci titik koordinat batas wilayah antara kedua daerah.

Mencuatnya kembali masalah perbatasan ini disikapi tenang oleh Bupati Lobar. Ia pun mengapresiasi Bupati Loteng  yang taat hukum dan taat asas menyikapi masalah ini. Kalaupun masih ada pihak yang keberatan dengan Permendagri perihal tapal batas ini bisa ditempuh jalur hukum.

Iklan

“Bagi Pemda Lombok Barat masalah tapal batas sudah selesai (final) berdasarkan keputusan Mendagri (Permendagri) Nomor 93 tahun 2017. Apalagi Pak Bupati Loteng sampaikan bahwa kita taat hukum dan taat azas. Kan keputusan hukumnya sudah ada (Permendagri),” tegas bupati ditemui saat acara di Kementerian Agama Lobar, Selasa, 27 Oktober 2020.

Alasan dia turun melakukan peninjauan lokasi pembangunan hotel di daerah perbatasan Nambung, orang nomor satu di Bumi Patut Patuh Patju itu menyampaikan alasannya. Setahun lalu cerita dia, pihak investor yang membangun hotel ini mengajukan izin ke Pemkab Lombok Tengah untuk keseluruhan lahannya. Di sana, dalam perjalanannya, keluar sebagian izinnya. Kenapa tidak keluar izin untuk semua lahannya? Karena jelas dia, lahan itu ada di ada di dua titik (daerah), yakni Lombok Barat dan Loteng. Lalu kenapa ndak keluar izin untuk semua lahannya?

Menurut dia, karena dengan berlakunya satu peta nasional otomatis terblokir di pusat. “Hanya izin yang bisa keluar dari sana itu yang masuk lahan (Loteng), sisanya terblok di pusat,”beber dia.

Sementara itu Kabag Tata Pemerintahan Setda Lobar H. Hamka, S.H., mengatakan masalah tapal batas ini sebenarnya telah selesai dengan terbitnya Permendagri Nomor 93 tahun 2017 tentang Batas Daerah Kabupaten Lombok Tengah dan Kabupaten Lombok Barat tertanggal 26 September 2017 yang menyatakan bahwa Pantai Nambung yang disengketakan ditegaskan masuk dalam wilayah Kabupaten Lobar. Dalam salinan Permendagri itu diperoleh kejelasan bahwa batas wilayah dua kabupaten itu telah sesuai dengan kesepakatan kedua belah pihak melalui fasilitasi dari Pemprov NTB yang juga sudah mendapat persetujuan dari Tim Penegasan Batas Daerah Pusat. (her)