Marak, Kasus Kekerasan terhadap Anak di KSB

Taliwang (Suara NTB) – Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kementerian Sosial RI Kabupaten Sumbawa Barat menyebutkan saat ini kasus anak yang terjadi selama empat bulan terakhir sudah mencapai angka 25 anak. Kasus-kasus tersebut masih didominasi oleh kasus kekerasan seksual terhadap anak yang kian marak terjadi.

Sakti Peksos Sumbawa Barat, Ari Wiwit Widiatmanto, S.Kom, kepada Suara NTB, belum lama ini mengatakan, terhitung dari bulan Januari sampai dengan bulan April sudah ada 25 anak yang menjadi korban maupun pelaku kasus kekerasan seksual terhadap anak. Kasus-kasus tersebut masih didominasi oleh kasus kekerasan seksual terhadap anak.

Iklan

Bahkan dalam bulan April saja sudah ada tujuh kasus yang menimpa anak-anak. Enam di antaranya merupakan kasus kekerasan seksual dan satu orang anak lainnya merupakan kasus kecelakaan lalu lintas (laka lalin). Hal ini tentu sangat disayangkan mengingat segala upaya sudah dilakukan namun kasus ini masih tetap ada.

“Kita sudah mengatensi kasus ini supaya ada penurunan jumlah, namun tetap masih ada. Bahkan trendnya tidak menutup kemungkinan akan semakin meningkat ,” ungkapnya.

Dia menyebutkan, dalam menyikapi masalah ini, pihaknya sudah mendorong Dinas Sosial (Disos) untuk mengambil langkah strategis untuk menurunkan angka ini. Namun fakta di lapangan bisa disimpulkan sampai dengan saat ini belum juga terlihat upaya yang dilakukan oleh dinas terkait untuk melakukan upaya pencegahan. Hal tersebut terjadi karena masih menunggu petunjuk dari atasan dan anggaran. Bila nanti anggarannya sudah ada dia menyebutkan akan langsung menyasar kecamatan-kecamatan dan desa yang ada di Sumbawa Barat.

“Kita tetap menjalin mitra dengan stakeholder yang lain baik itu LPA maupun yang lain untuk bersama-sama menekan kasus ini,” ujarnya.

“Tidak menutup kemungkinan angka tersebut akan terus meningkat apabila tidak disikapi secara serius. Kita juga bisa memprediksikan di akhir tahun 2017 akan ada ratusan kasus anak yang terjadi disini apabila melihat trend tersebut,” tandasnya. (ils)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here