Mantan Terpidana Skimming ATM Dideportasi ke Bulgaria

DEPORTASI Petugas Imigrasi Kelas I TPI Mataram mengawal proses deportasi WNA Bulgaria, Georgiev Kaloyan Petrov, Kamis, 23 Juli 2021 yang selesai menjalani masa pidana kasus skimming ATM.(Suara NTB/Imigrasi Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Warga negara asing asal Bulgaria, Georgiev Kaloyan Petrov alias Michael sudah selesai menjalani masa pidananya dalam kasus skimming ATM BNI di Cakranegara, Mataram. Pria ini kemudian dideportasi ke negara asalnya melalui Jakarta.

Plh. Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Mataram Putu Agus Eka Putra mengatakan, deportasi ini dengan pengawalan khusus karena Petrov merupakan mantan terpidana yang selesai menjalani masa pidana di Lapas kelas IIA Mataram. “Masa pidananya sudah selesai dia jalani sehingga kita deportasi,” ujarnya, Jumat, 23 Juli 2021.

Iklan

Petrov dikawal menuju Jakarta melalui Bandara Zainuddin Abdul Majid, Praya, Lombok Tengah Kamis, 22 Juli 2021. Selanjutnya, Petrov diterbangkan ke Bulgaria dengan lebih dulu transit di Istanbul, Turki. “Selanjutnya menuju negara asalnya, Bulgaria,” kata Putu.

Petrov kemudian dihukum penjara selama dua tahun dan denda Rp200 juta subsider dua bulan kurungan. Petrov dipidana karena terbukti membobol sistem elektronik ATM BNI di depan Hotel Ratih Jalan Pejanggik, Cakranegara, Mataram pada Jumat 9 Agustus 2019 lalu.

Modusnya, menggunakan ATM bodong dengan data yang sudah dicuri sebelumnya. Data yang sudah dicuri sebelumnya, dimasukkan ke dalam kartu berpita magnet yang digunakan untuk membuka kunci pintu. Data di dalam kartu tersebut, dikirim dari luar negeri. Petrov menarik uang dengan 17 kartu ATM bodong. Petrov bertransaksi menarik uang dari ATM yang sama selama tiga hari berturut-turut. Total uang yang ditarik sebesar Rp42,3 juta. (why)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional