Mantan Karyawan PDAM Curi Meteran Air

Kapolsek Gunungsari Agus Eka Artha Jumat, 17 September 2021 Sudjana menunjukkan barang bukti dan pelaku mantan karyawan PDAM Giri Menang yang diduga mencuri meteran air di 30 TKP. (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Mantan karyawan PDAM Giri Menang berinisial CF alias AL (46) ditangkap polisi. Warga Ampenan, Mataram ini diduga mencuri meteran air. Alasannya, dipensiunkan dini meski sudah bekerja selama 25 tahun.

“Pelaku ini sudah beraksi di 30 TKP,” jelas Kapolsek Gunungsari Iptu Agus Eka Artha Sudjana dalam konferensi pers Jumat, 17 September 2021.

Iklan

Lokasi pencuriannya antara lain di Perumahan Pelangi Dusun Sandik sebanyak tiga kali dengan  enam unit meteran air; BTN Puncang Hijau Desa Sandik sebanyak tiga kali dengan empat unit meteran air; BTN Bell Park Desa Kekeri sebanyak dua kali dengan empat unit meteran air;

BTN Citra Persada Medas Gunungsari sebanyak empat kali dengan tujuh unit meteran air; BTN Sandik Perdana, Sandik sebanyak dua kali dengan tujuh unit meteran air;

BTN Sandik Permai sebanyak dua kali yang diambil satu unit meteran air. BTN Montong Kedaton sebanyak tiga kali dengan tiga unit; dan di BTN Nirwana dengan mengambil satu unit meteran air.

Eka mengatakan,  CF beraksi dengan mengintai rumah-rumah yang sepi ditinggal penghuninya. Meteran ini lalu dibongkar. CF punya pengalaman karena lama bekerja di bidang itu.

“Dia membongkar meteran air dengan menggunakan kunci khusus. Kunci itu yang membuatnya mudah membuka meteran,” jelasnya.

Setiap unit meteran yang dicuri kemudian dijual lagi seharga Rp400 ribu. Uangnya dipakai sendiri untuk memenuhi kebutuhan harian. “Dia juga pakai untuk beli sabu,” sebut Eka. (why)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional