Mantan Karyawan Gondol Motor di Bekas Kantornya

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menunjukkan tersangka pencurian motor di toko bangunan Taman Sari, Gunungsari, Lombok Barat, Senin, 1 April 2019.  (Suara NTB/why)

Mataram (Suara NTB) – Mantan karyawan AR alias AP (27) kembali lagi ke toko bangunan tempatnya dulu bekerja. Bukan untuk mencari nafkah lagi melainkan mengambil motor secara diam-diam alias mencuri. Motor bosnya itu meski sudah berhasil diambil tapi belum sempat terjual sampai akhirnya dia ditangkap polisi.

Tersangka AR ditangkap Polsek Gunungsari atas dugaan pencurian motor Honda Vario nomor polisi DR 3928 ME di toko bangunan Dasan Bara, Taman Sari, Gunungsari, Lombok Barat.

Iklan

Kapolres Mataram AKBP Saiful Alam menerangkan bahwa pelaku merusak pintu rolling door gudang keramik lalu mengambil kunci yang disimpan di dalam laci meja. “Pelaku ini sudah mengetahui kondisi dan situasi karena pernah bekerja di situ,” ucapnya, Senin, 1 April 2019 dalam rilis media di Polsek Gunungsari, Lombok Barat.

Motor yang diparkir di gudang tersebut mudah saja dilarikan pelaku AR ke Rembiga, Selaparang, Mataram. Motor itu dititip ke kawan AR berinisial AD. “AD ini dititipi motor dan disuruh pelaku untuk menjual,” imbuhnya. Di dalam jok motor, saat disita masih tersimpan gunting besi yang diduga dipakai untuk membongkar pintu gudang sebelumnya.

AD diinterogasi yang kemudian menunjukkan tempat persembunyian pelaku AR. AR lalu dapat ditangkap di rumahnya di Ranjok, Gunungsari, Lombok Barat Kamis (28/3) lalu sekitar pukul 10.30 Wita. “Pelaku mengakui perbuatannya. Pada saat itu dia melakukan seorang diri,” pungkas Alam.

Pelaku AR sudah ditahan di Polsek Gunungsari dengan sangkaan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama tujuh tahun. (why)