Mangkir Protokol Covid-19, Toko Pakaian Diimbau Tutup

Suasana pembubaran pengunjung toko pakaian yang tidak pakai masker dalam patroli Blue Light Patrol Polresta Mataram.(Suara NTB/Samapta Polresta Mataram)

Mataram (Suara NTB) – Toko pakaian mulai diserbu masyarakat jelang lebaran. Sayangnya, protokol pencegahan penyebaran Covid-19 tidak diindahkan. Pengunjung tanpa masker dipulangkan. Toko yang tidak tertib protokol diminta tutup.

Polresta Mataram menggiatkan patroli malam di bulan Ramadhan ini. Terlebih menjelang lebaran. Ditemukan toko pakaian mangkir protokol kesehatan pencegahan Covid-19. “Pengunjung tidak pakai masker langsung kita minta keluar dari toko,” tegas Kasatsamapta Polresta Mataram AKP Made Sumadra, Senin , 18 Mei 2020.

Iklan

Salah satu toko pakaian di Jalan Pancausaha, Cilinaya, Cakranegara, Mataram pada Minggu, 17 Mei 2020 kebanjiran pengunjung. Parkir padat sampai badan jalan. Pembeli membeludak. Protokol kesehatan tidak diindahkan. Antrean kasir tanpa pengaturan jarak aman sekurangnya. Pengunjung malah berdesakan. “Ini sangat tidak aman di masa pandemi ini karena tidak mengatur jarak,” ucap Sumadra.

Antrean pengunjung ini bahkan sampai larut. Aturan jam malam Kota Mataram yakni pukul 22.00 dilanggar. “Maka diambil tindakan saat itu juga. Kita minta pemilik menutup tokonya. Setelah diimbau, pengunjung pulang. Toko langsung tutup,” imbuh dia.

Sumadra mengingatkan pemilik toko khususnya toko pakaian yang buka jelang lebaran ini agar memerhatikan penuh protokol kesehatan. Pencegahan penyebaran Covid-19 merupakan tanggung jawab bersama. Dia menegaskan upaya itu untuk mencegah timbulnya penularan baru dari tempat-tempat keramaian. “Patroli seperti ini akan terus kita giatkan menyasar pertokoan yang padat dan ramai pengunjung,” tandasnya. (why)