Mandi di Air Terjun, Seorang Mahasiswi Ditemukan Meninggal Dunia

Evakuasi jenazah korban yang tenggelam di air terjun Kalela, Kecamatan Jereweh.(Suara NTB/ist)

Taliwang (Suara NTB)-Rika Mendasari (18), warga Dusun Umatuan, Desa Loka, kecamatan Seteluk ditemukan meninggal dunia setelah dinyatakan hilang ketika mandi di air terjun Kalela, Kecamatan Jereweh, Minggu, 10 Januari 2021 sekitar pukul 13.00 Wita. Korban yang masih berstatus mahasiswi di Universitas Cordova tersebut diduga tersedot ke dalam lubang yang berada di dasar air terjun dengan kondisi air yang sangat deras setelah diguyur hujan.

Informasi yang dihimpun Suara NTB di lapangan menyebutkan bahwa sebelum kejadian, korban bersama temannya pergi berlibur ke air terjun yang sudah cukup terkenal di KSB itu. Korban kemudian mengajak temannya untuk terjun bersama dengan kondisi air yang sedikit deras.

Setelah mereka terjun, korban tidak muncul lagi dan temannya berusaha mencari tetapi tidak membuahkan hasil. Mengetahui korban tidak muncul, temannya langsung melaporkan kejadian tersebut ke penjaga air terjun untuk melakukan pencarian dan tidak membuahkan hasil. Jenazah korban baru bisa ditemukan pada hari Senin, 11 Januari 2021 sekitar pukul 08.00 Wita dan langsung dievakuasi ke puskesmas dan rumah duka untuk dimakamkan.

Kepala Pelaksana BPBD KSB, Ir. Lalu Muhammad Azhar, M.M., kepada Suara NTB, Senin, 11 Januari 2021 membenarkan adanya kejadian tersebut dan saat ini korban sudah dimakamkan pihak keluarga. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi karena kejadian yang mengakibatkan korban meninggal dunia murni kelalaian dari korban.

Tentu sebagai langkah antisipasi adanya kasus yang sama terjadi, pihaknya sudah memberikan tanda agar warga tidak mandi di terjun tersebut untuk sementara waktu. “Jenazah korban sudah kita serahkan ke keluarganya untuk dimakamkan dan keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban,” singkatnya. (ils)