Manajemen RSUD Taliwang Persiapkan Akreditasi

Taliwang (Suara NTB) – Manajemen RSUD Asy Syifa, Taliwang, Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) saat ini tengah mengupayakan pelaksanaan akreditasi, setidaknya direncanakan pada bulan Oktober mendatang.

Direktur RSUD Asy Syifa KSB, dr. Carlof, kepada Suara NTB, Senin 18 Juli 2016 mengatakan, dalam persiapan jelang akreditasi, pihaknya sudah menyiapkan segala sesuatunya. Bahkan ia menyebutkan ada tiga tahap yang akan dilakukan jelang akreditasi ini. Tahap pertama yakni persiapan dokumen yang diperlukan, kedua tahap sosialisasi terhadap dokumen-dokumen tersebut, dan tahap ketiga pengimplementasian dokumen tersebut.

Iklan

Untuk saat ini pihaknya masih dalam tahap mensosialisasikan dan mulai mengimplementasikan kebjikan-kebijakan baru. Baik itu SOP maupun yang lainnya yang sesuai dengan standar akreditasi. “Kami punya target bulan Oktober sudah melakukan penilaian akreditasi. Mudah-mudahan tidak ada perubahan sesuatu dan lainnya. Sehingga nantinya hal tersebut bisa berjalan sesuai rencana,” ungkapnya.

Selain masalah dokumen dan teknis lainnya, saat ini pihaknya juga tengah berupaya untuk melakukan perbaikan terhadap fasilitas-fasilitas yang ada.  Bahkan beberapa bulan kemarin pihaknya sudah mulai melakukan renovasi pada bagian – bagian yang diperlukan. “Jadi semuanya harus  berjalan bersamaan, tidak saling menunggu,” imbuhnya.

Diakuinya,  ini merupakan akreditasi perdana. Mengingat usia RSUD ini, baru menginjak usia satu tahun. Oleh karenanya pihaknya ingin melakukan akreditasi ini.  Karena memang hal ini merupakan kebutuhan masyarakat untuk mendapatkan pelayanan terbaik, bermutu dan berstandar. Sementara untuk penataan terhadap ruang-ruang yang ada akan tetap dilakukan. Sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Apalagi anggaran untuk hal tersebut sudah disetujui. “Jadi kami sudah mulai bisa berjalan dengan program yang ada,” ujarnya, seraya berharap  mudah-mudahan sebelum Oktober sudah selesai semua. Jadi ketika nantinya tim penilaian tersebut turun sudah siap 100 persen.

Disebutkannya, untuk akreditasi ini bertahap mulai dari akreditasi perdana sampai dengan akreditasi paripurna yang lebih tinggi. Sementara untuk mencapai akreditasi paripurna itu, tidak memungkinkan untuk lansung dicapai saat ini. Sehingga nantinya di tahun 2019 ditargetkan bisa melaksanakan akreditasi paripurna. “Semoga Semuanya bisa berjalan sesuai dengan target. Kalau tahun ini tidak lulus maka akan tertunda juga untuk tahun-tahun selanjutnya,” tandasnya. (ils)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here