MAN 1 Mataram Semarakkan HUT Kemerdekaan Lewat Gebyar Inovasi dan Literasi

Kepala MAN 1 Mataram, Lalu Sirajul Hadi (kedua dari kiri) bersama Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi NTB, H. M. Zaidi Abdad (ketiga dari kiri) menunjukkan DVD media pembelajaran karya guru MAN 1 Mataram dan buku kumpulan puisi karya peserta didik MAN 1 Mataram, pada Selasa, 17 Agustus 2021.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) –  Dalam rangka menyambut HUT ke-76 Kemerdekaan Republik Indonesia, MAN 1 Mataram mengadakan kegiatan Gebyar Inovasi dan Literasi. Kegiatan ini melibatkan semua guru dan siswa di lingkungan MAN 1 Mataram.

Kepala MAN 1 Mataram, Dr. Lalu Sirajul Hadi, S.Ag., M.Pd., menjelaskan, mulai tanggal 31 Juli 2021 hingga tanggal 10 Agustus 2021, seluruh guru di MAN 1 Mataram serentak membuat video pembelajaran sesuai dengan kelas yang mereka ampu dan seluruh peserta didik membuat puisi dengan tema “Madrasah Tangguh, Prestasi Tumbuh di Tengah Ujian Covid-19.”

Iklan

Video-video pembelajaran tersebut terkumpul dalam bentuk DVD Media Pembelajaran, video-video itu juga dapat ditonton melalui channel YouTube MAN 1 Mataram. Sedangkan puisi-puisi karya peserta didik MAN 1 Mataram akan dibukukan dalam satu buku kumpulan puisi yang ber-ISBN.

Bertepatan dengan hari ulang tahun kemerdekaan ke-76 Republik Indonesia, 17 Agustus 2021, dilangsungkan acara peluncuran atau launching DVD Media Pembelajaran dan buku kumpulan puisi berjudul Air Mata Ketangguhan tersebut di MAN 1 Mataram. Dalam acara ini juga diberikan piagam penghargaan kepada 10 orang guru atas prestasinya membuat video pembelajaran terbaik.

Sepuluh orang guru tersebut adalah, Dra. Hj. Nuratul Awwaliyyah (guru Akidah Akhlak), Drs. H. Rusdin, S.Si., M.Pd. (Matematika), Fadlina Hayati, S.Pd. (Sejarah Kebudayaan Islam), Hj. Hery Rahmawati, S.Pd., M.Pd. (Bahasa Inggris), Khairun Nasirin, S.Pd. (Kimia), Lalu Syaiful Hidayat, S.Ag. (Fikih), Mustafa Adnan, S.Pd. (PPKn), Nadia Rosalia, S.Pd. (Bahasa dan Sastra Indonesia), Sukini, S.Pd., M.Pd. (Bahasa Arab), dan Sundu Hartati, S.Ag. (Qur’an Hadits).

Selain itu, diberikan juga piagam penghargaan kepada 10 orang siswa MAN 1 Mataram dengan puisi terbaik, ke sepuluh peserta didik tersebut adalah Ainaya Alfatiha, Andriani Meisya Putri, Ayumi Ulfatul Mutmainnah, Baiq Yulia Khairatun Hisan, Effi Mujahidah, Fadila Salsabila, Haninda Nafisa Ayu, Muhammad Satriya Nawawi, Nisrina Adila Fathin, dan Syarwina Dwi Fadila Pebria.

Acara tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Mataram, Drs. H. Muhammad Amin, M.M.Pd., dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, Dr. H. M. Zaidi Abdad, M.Ag.

“Pandemi Covid-19 tidak boleh membuat kita stuck, mandek berinovasi dan berkreasi. Kita harus mengambil peran dalam masyarakat, mandiri, berprestasi, dan terus memberi manfaat,” ujar Kepala MAN 1 Mataram, Lalu Sirajul Hadi dalam sambutan pada acara tersebut.

Sirajul Hadi juga menambahkan, 61 video pembelajaran dan buku kumpulan puisi berjudul Air Mata Ketangguhan merupakan bukti bahwa guru-guru dan siswa di MAN 1 Mataram terus berinovasi, berkreasi, dan memberi manfaat di tengah badai pandemi Covid-19.

H. Muhammad Amin memberi apresiasi yang sangat tinggi kepada guru-guru MAN 1 Mataram. Kemampuan guru-guru di MAN 1 Mataram dalam membuat video pembelajaran menunjukkan bahwa guru-guru di MAN 1 Mataram merupakan guru-guru yang dapat beradaptasi dengan kebutuhan zaman. “Dan mau terus belajar sehingga tidak gagap teknologi,” ujarnya.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi NTB, H. M. Zaidi Abdad, menyatakan kebahagiaan, kekaguman, dan kebanggaanya terhadap MAN 1 Mataram. Menurutnya, 61 guru berkreasi dengan membuat 61 video pembelajaran merupakan sesuatu yang sangat spektakuler, ini menunjukkan  semangat inovasi dan kreasi telah terintegrasi di dalam diri guru-guru dia MAN 1 Mataram.

“Jika kita tidak memiliki inovasi dan kreasi, kita akan mundur jauh ke belakang. Semangat inovasi dan kreasi inilah yang mendorong seseorang menjadi individu yang lebih baik. Dalam hal ini, hanya guru-guru yang memiliki semangat inovasi dan kreasi yang dapat menularkan semangat inovasi dan kreasi kepada anak didiknya sehingga menghasilkan peserta didik yang berprestasi dan terus menebar manfaat,” ujar Zaidi Abdad.

Zaidi menambahkan, keberhasilan madrasah dalam menghasilkan peserta didik yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional tidak lepas dari peran serta guru-guru dengan semangat inovasi dan kreasi mereka. (ron)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional