Makna Politik di Balik Rencana Kunjungan Prabowo ke Loteng

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) disaksikan pasangan Calon Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (tengah) dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno (kiri) menyampaikan pidato poltik saat Rapat Umum Kampanye Akbar di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (5/2). Kampanye akbar yang dihadiri ribuan pendukung pasangan calon nomor urut tiga tersebut merupakan gelaran kampanye terakhir Pilgub DKI 2017. ANTARA FOTO/M Agung Rajasa/kye/17

Praya (Suara NTB) – Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), H. Prabowo Subianto, dijadwalkan bakal memberikan pidato politik pada Silaturahmi Indonesia Raya di Alun-alun Tastura Praya Lombok Tengah (Loteng), Selasa, 7 Maret 2017 besok. Kehadiran Prabowo di Loteng menguatkan sinyalemen dukungan Partai Gerindra kepada H. M. Suhaili FT, pada Pilkada NTB 2018 mendatang.

Sebelumnya, sinyal dukungan Partai Gerindra kepada Bupati Loteng ini, sempat mencuat. Terlebih, setelah kabar yang menyebutkan kalau Ketua DPD Partai Gerindra NTB, H. Willgo Zainar, mengatakan tidak akan maju pada Pilkada NTB mendatang. Kalaupun ada kader Partai Gerindra yang akan maju, kemungkinan hanya akan mengincar kursi calon wagub.

Iklan

Ketua OKK DPD Partai Gerindra NTB, L. Pathul Bahri, S.IP, yang dikonfirmasi Suara NTB, Sabtu, 4 Maret 2017, menegaskan, kehadiran Prabowo Subianto, di Loteng untuk menjawab kerinduan masyarakat di daerah ini. Kalau pun kemudian ada agenda politik di belakangnya, itu persoalan lain.

“Kita ini kan bicara dengan orang politik, jadi setiap langkah itu pasti ada kaitannya dengan politik,” tandasnya.

Ia menjelaskan, masalah dukungan Partai Gerindra kepada H. M. Suhaili FT, pada Pilkada NTB mendatang, belum final. Partai Gerindra sampai sejauh ini belum menentukan sikap, siapa figur yang akan diusung nantinya.

“Nanti kita di DPD akan rembuk bersama untuk menentukan sikap terkait calon kepala daerah yang akan diusung terlebih dahulu. Baru kemudian diusulkan ke DPP untuk disetujui,” tambah Pathul.

Artinya, semua kemungkinan masih bisa terjadi. Bisa saja, usulan DPD nantinya disetujui oleh DPP. Tapi bisa juga DPP punya pertimbangan lain, sehingga memilih figur lain yang tidak diusulkan oleh DPD.

Ditanya Suhaili, masuk kandidat untuk diusulkan sebagai calon kepala daerah dari Partai Gerindra, Wabup Loteng ini mengaku, semua masih berproses. Dan, semua kemungkinan masih bisa terjadi.

“Kita tunggu saja. Kalau kemudian, kehadiran Pak Prabowo di Loteng nantinya sebagai sinyal dukungan kepada Suhaili, kita lihat saja nanti,”  ujar Ketua Tanfidziah DPD NU Loteng ini.

Lebih lanjut, Pathul menjelaskan, selain akan bertemu dan bersilaturahmi dengan ribuan warga Loteng, Prabowo juga diagendakan akan membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Aksi Kesetiakawanan Sosial Indonesia Raya (Aksira) di Hotel D’Max.

Rakernas ini akan diikuti sekitar 500 peserta, perwakilan dari 34 provinsi se Indonesia. Setelah itu bertemu dengan Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dan beberapa tokoh NTB lainnya.

“Untuk agenda Silaturahmi Indonesia Raya itu sendiri, direncanakan akan dihadiri sekitar 15 ribu orang dari seluruh penjuru Loteng dan daerah lainnya di NTB. Yang digandeng dengan Festival Gendang Beleq,”  ujar mantan Wakil Ketua DPRD Loteng ini. (kir)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here