Makmur-Ahda Siap untuk Debat Pamungkas

Calon Walikota Mataram, Ir. H. Lalu Makmur Said dan Calon Wakil Walikota Mataram, H. Badruttamam Ahda, LC.(Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Calon Walikota Mataram, Ir. H. Lalu Makmur Said dan Calon Wakil Walikota Mataram, H. Badruttamam Ahda, LC mengaku siap untuk menghadapi debat final yang akan digelar KPU akhir bulan mendatang. Hal tersebut disampaikan keduanya ketika ditemui saat tengah berinteraksi dengan para relawan di posko Pemenangan Muda di Jalan Langko, pada Rabu 25 November 2020.

Menurut Lalu Makmur Said, acara debat publik adalah ruang untuk mengutarakan pendapat dan saling menguji argumentasi. Oleh sebab itu, lanjut Makmur Said, para paslon harus senantiasa siap baik secara ide dan gagasan.

“Apapun tema debat yang diumumkan oleh KPU, sudah semestinya kami menjawab ‘siap’. Di acara itulah, pendapat dan argumentasi kita diuji. Kita beradu ide dan gagasan,” ungkap Calon Walikota nomor urut tiga tersebut.

Makmur Said menambahkan, bahwa debat publik putaran terakhir mendatang akan menjadi penentu bagi masyarakat untuk memberikan pertimbangan terbesarnya sebelum hari pencoblosan. Ia mengajak masyarakat menilai dengan bijak dan objektif setiap ide dan program yang disampaikan para paslon.

“Debat putaran terakhir yang direncakan akan digelar akhir bulan nanti adalah penentu sebelum masyarakat berangkat ke tempat pencoblosan. Masyarakat harus menilai setiap ide dan program para paslon dengan bijak dan objektif, masyarakat Kota Mataram adalah orang-orang yang cerdas,” tegas mantan Sekda senior Kota Mataram tersebut.

Ditemui di tempat yang sama, Calon Wakil Walikota Badruttamam Ahda, LC menyampaikan pendapat yang senada dengan Makmur Said. Bagi Ahda, masyarakat membutuhkan ruang publik untuk dapat berpartisipasi dalam menilai kredibilitas para paslon.

“Masyarakat membutuhkan ruang publik, apapun bentuknya, entah itu acara debat publik maupun dialog interaktif. Masyarakat berhak berpartisipasi dalam menilai kredibilitas para paslon melalui ide dan gagasan yang ditawarkan,” kata alumnus Al-Azhar Kairo, Mesir itu.

Ahda menambahkan, semua paslon memiliki ide dan gagasan yang baik untuk Kota Mataram. Hanya saja, lanjut Ahda, ke depannya Kota Mataram harus lebih kolaboratif dalam menjalankan ikhtiar pembangunan, karena program-program yang bagus akan sulit diwujudkan tanpa keterlibatan masyarakat.

“Tiyang rasa semua paslon niatnya baik untuk Kota Mataram, ide dan gagasan yang ditawarkan juga bagus-bagus. Hanya saja selanjutnya, kita harus lebih kolaboratif dalam melakukan ikhtiar pembangunan. Sehingga segala rencana tersebut dapat lebih cepat diwujudkan dengan mudah,” ucap sosok muda tersebut sambil tersenyum. (Humas NTB)