Makmur-Ahda Ajak Komunitas Modern Vespa Bangun Kota Mataram

Pasangan Makmur-Ahda bersama pegiat Komunitas Modern Vespa (move) yang mengiringi mereka menuju tempat Debat Publik Putaran Ketiga Pilkada Kota Mataram di Golden Palace, pada Senin, 30 November 2020. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Calon Walikota Ir. H. Lalu Makmur Said dan calon Wakil Walikota Badruttamam Ahda, LC mengucapkan terima kasih kepada Komunitas Modern Vespa (move) atas keikutsertaan mereka mengiringi perjalanan Paslon Muda tersebut menuju tempat Debat Publik Putaran Ketiga Pilkada Kota Mataram di Golden Palace, pada Senin, 30 November 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Makmur Said mengapresiasi semangat Move yang terdiri dari anak-anak muda dalam menemani ikhtiar politik Pasangan Muda pada Pilkada Mataram 2020.

“Saya haturkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Move. Saya sangat antusias melihat vespa mengiringi ikhtiar politik Pasangan Muda malam ini,” kata Makmur seraya mengulas senyum, Senin, 30 November 2020.

Di tempat yang sama, Badruttamam Ahda tampak senang atas kehadiran Move. Ahda mengungkapkan, bahwa komunitas-komunitas yang dikelola oleh anak Muda Kota Mataram nantinya akan mengisi ruang-ruang pembangunan di Kota Mataram dalam tajuk kolaborasi.

“Pembangunan ada banyak bentuknya. Iklim kreatif dan karakter yang berkualitas juga bagian dari tujuan pembangunan. Komunitas Move harus ikut berkolaborasi untuk melaksanakan semua itu,” kata alumnus al-Azhar Kairo, Mesir tersebut.

Getaq Aprianidha yang mewakili relawan Mataram Muda dalam aksi iring-iringan tersebut mengatakan, bahwa aksi teman-teman Move mengiringi Pasangan Muda menuju tempat acara debat final digelar adalah bentuk sikap politik anak-anak Muda Kota Mataram. Utamanya, yang aktif di bidang otomotif. Menurut Rian, akrabnya, Pasangan Muda adalah representasi ideal yang dapat menjawab keresahan-keresahan anak Muda Kota Mataram saat ini.

“Aksi teman-teman Move mengiringi Pasangan Muda adalah sikap politik yang memperlihatkan dukungan kami. Kami juga ingin memperlihatkan, bahwa gerakan kolaborasi itu benar adanya,” kata Rian yang juga merupakan anggota dari Komunitas Move Lombok.

Senada dengan pernyataan Rian, Bram selaku Ketua Komunitas Move Lombok membenarkan bahwa Kota Mataram harus siap dengan gerakan kolaborasi. Menurutnya, kolaborasi masyarakat khususnya anak Muda-lah yang akan menjawab situasi terkini dari Kota Mataram.

“Ya betul memang, sekarang kita butuh gerakan yang sifatnya kolaboratif. Dan anak-anak muda saya rasa bisa menjawab situasi terkini Kota Mataram,” pungkasnya. (tim)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here