Majukan Daerah, Bupati Dompu Ajak Jajaran Pertanian Beri Layanan Terbaik Bagi Masyarakat

Bupati Dompu, Kader Jaelani didampingi wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST, MT dan Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM, MMKes., anggota FKPD dan kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu saat pembinaan ASN di Dinas Pertanian, Senin, 6 September 2021.(Suara NTB/ula)

Dompu (Suara NTB) – Pejabat di lingkup pemerintahan Kabupaten Dompu harus mau melayani masyarakat dengan baik. Nomor kontak pejabat harus dipublis dan selalu aktif untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan. Permintaan masyarakat tidak harus dipenuhi, karena pemerintah memiliki keterbatasan, tapi harus bisa dijelaskan dengan baik agar masyarakat merasa dihargai.

Hal itu disampaikan Bupati Dompu, Kader Jaelani saat memberikan pembinaan kepada pejabat dan ASN di lingkup Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Senin, 6 September 2021. “Harapan saya, masyarakat yang datang ke kantor (Dinas Pertanian) ini, mereka pulang itu mendapatkan kejelasan dan tersenyum. Minimal ada jawaban yang jelas,” kata Kader Jaelani.

Iklan

Kader mengajak seluruh jajarannya untuk menjalani dengan baik urusan pemerintahan dan tidak perlu takut dalam menghadapi tantangan. Tanamkan dalam diri semangat untuk kemajuan daerah dan perubahan daerah ke arah yang lebih baik, sehingga apa yang diharapkan masyarakat dapat terpenuhi.

“Jadi berkewajiban saya menegaskan kepada seluruh elemen pemerintah agar mau melakukan sesuatu dengan maksimal demi sebuah keberhasilan,” tegasnya.

Kader juga mengingatkan ASN untuk tidak salah mengartikan loyalitas. Loyalitas itu bukan kepada pribadi pimpinan, tapi pada tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) sebagai ASN. RPJMD yang menjabarkan visi misi Bupati dan wakil Bupati harus menjadi tujuan yang dijabarkan pada rencana strategis OPD.

“Jadi mutasi itu tidak berdasarkan latar belakang politik, itu yang paling penting diingat,” katanya.

Bila ada ASN pada Pilkada 2020 lalu pernah berjuang kepada salah satu calon dan kalah atau mungkin menang, itu bukan menjadi bagian dari penilaian. Ukurannya pada kinerja. Siapa yang mampu menunjukan kinerja yang baik, itu yang akan menduduki jabatan terbaik.

“Jabatan itu setelah diberikan, jangan merasa hebat. Jangan merasa cepat puas, tetap bekerja keras, dan kemudian bawahan kita adalah bagian yan akan membantu kita. Hormati mereka, karena mereka yang akan ada di lapangan,” ingat Kader Jaelani.

Kader Jaelani juga mengungkapkan, akan tetap profesional dalam menilai ASN untuk menduduki jabatan tertentu. Karena dirinya ingin memperbaiki Dompu ke arah yang lebih baik, sehingga Dompu paling tidak bisa menjadi terbaik diantara Kabupaten se NTB. “Saya sudah buktikan saat pemilihan Sekda kemarin. Saya memillih bukan saudara saya. Itu bukti bahwa AKJ Syah itu melihat kinerja. Kalau bukan kita yang mencoba merubah kebiasaan keliru atau kurang, maka siapa lagi. Saya inginnya, saya yang memulai sesuatu yang lebih baik ini,” ungkapnya.

Wakil Bupati Dompu, H. Syahrul Parsan, ST, MT pada kesempatan yang sama mengingatkan ada banyak program kegiatan yang sudah dilaksanakan dan menghabiskan anggaran banyak, tapi tidak bisa dimanfaatkan seperti pembangunan jaringan tersier yang tidak memperhatikan elevasi, pembangunan embung yang tidak ada airnya, dan pembangunan jalan ekonomi yang justru ada di gunung. Setiap program harus juga dikoordinasikan dengan instansi teknis agar bisa memberi manfaat setelah dibangun.

H. Syahrul juga mengingatkan, jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan memiliki peran strategis dalam mensukseskan program pemerintah di Kabupaten Dompu. Program AKJ Syah dengan komoditi unggulan Jagung, Porang, Padi, Sapi, dan Ikan (JARA PASAKA) didominasi urusan pada Dinas Pertanian. Selain itu, mayoritas penduduk Dompu bergantung pada sektor pertanian. Sehingga sektor pertanian menjadi penggerak ekonomi Kabupaten Dompu.

“Program kita kedepan, bagaimana tanah yang satu hektare bisa menghasilkan setara dua hektare. Yang tanam sekali setahun, bisa ditanam dua kali setahun. Tentu ini berpengaruh dari sumber mata air. Jajaran Pertanian sangat berperan mensosialisasikan supaya tidak mengunduli hutan. Cukup dengan yang sudah terlanjur gundul, jangan terus merambah hutan lagi,” harap H. Syahrul.

Sekda Dompu, Gatot Gunawan Perantauan Putra, SKM, MMKes pada kesempatan yang sama mengatakan, akan banyak berdiskusi dengan jajaran Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu kedepannya. Karena selain mayoritas masyarakat Dompu sangat berpengaruh dari sektor pertanian dan menjadi sektor penggerak perekonomian daerah, juga karena sektor pertanian yang menjadi komoditi unggulan yang jadi program pemerintahan AKJ Syah. “Apa yang jadi harapan Bupati dan wakil Bupati, akan kami seriusi dalam diskusi dan pembahasan teknis dengan jajaran Dinas Pertanian,” katanya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Dompu, Ilham, SP menyampaikan, ada banyak kekurangan yang masih dihadapi Pertanian dalam pelaksanaan program kerja. Termasuk soal penentuan harga tembaku oleh mitra yang masih sering sepihak oleh mitra. Tapi untuk realisasi program kerja yang ada di DPA, tinggal penyelesaian administrasi. (ula/*)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional