Mahasiswa Bisa Jadi “Influencer” Produk Lokal NTB

Puluhan mahasiswa FEB Unram sedang mendapatkan edukasi langsung dari  Sekretaris Dinas Perdaganngan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti. (Suara NTB/ris)

Mataram (Suara NTB) – Sebanyak 21 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Mataram (Unram) mulai melakukan magang di Dinas Perdagangan NTB dan sejumlah pelaku IKM/UKM di Pulau Lombok. Mereka akan melakukan magang selama enam bulan. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

“Jadi kegiatan mahasiswa FEB Unram ini untuk belajar secara langsung. Tidak bersifat teoritis semata. Di bulan pertama ini, kami berharap mereka mengenal IKM/UKM di daerah ini. Bagaimana mereka menghasilkan produk lokal dan lain sebagainya,” kata Sekretaris Dinas Perdaganngan Provinsi NTB Baiq Nelly Yuniarti, AP., M.Si kepada Suara NTB, Selasa, 9 Maret 2021.

Iklan

Ia mengatakan, mahasiswa bisa menjadi influencer atau orang yang bisa mengenalkan aneka produk lokal yang diciptakan pelaku UKM kepada masyarakat. Mereka juga bisa melakukan pendampingan sekaligus menjadi marketing terhadap aneka produk yang diciptakan itu. Paling tidak kepada generasi milenial atau teman sebaya mereka.

Sebab kaum milenial memiliki bahasa tersendiri yang gampang dipahami oleh kelompoknya. “Jadi adik-adik mahasiswa ini, selain meneliti dan belajar, kita harapkan mereka bisa mendampingi, menjadi marketing dan memberi masukan kepada UKM. Sebab kreativitas untuk meningkatkan kualitas produk harus tetap dilakukan,” katanya.

Pemprov NTB katanya memang sedang gencar melaksanakan program “Bela Beli Produk Lokal” sebagai bentuk dukungan Pemda terhadap keberadaan IKM/UMKM di daerah ini. Diharapkan semua pihak ikut memberikan dukungan, termasuk kalangan mahasiswa melalui penelitian, edukasi dan kegiatan lainnya.

Sementara itu ketua kelompok magang  Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unram di Dinas Perdagangan Provinsi NTB M. Sohibul Akbar mengatakan, ada 21 mahasiswa yang memilih magang di Dinas Perdagangan dan puluhan IKM/UKM di daerah ini.

Seluruh mahasiswa tersebut berasal dari empat jurusan yang berbeda mulai dari Manajemen SDM, Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran hingga Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan (IESP). “Kami rata-rata sedang di semester enam. Kami magang sambil menyusun skripsi yang sesuai dengan jurusan kami dan temuan-temuan kami di lapangan,” katanya. (bul)   

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional