Lurah Diganti, Warga Kolo Segel Kantor Kelurahan

Kota Bima (Suara NTB) – Puluhan warga Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota, menyegel kantor kelurahan setempat, Sabtu, 12 Agustus 2017. Reaksi tersebut dilakukan, buntut dari pergantian, Rustam oleh Muhtar, S.Sos sebagai Lurah.

Aksi penyegelan itu, dilakukan dengan cara memalang pintu kantor Kelurahan, menggunakan balok kayu serta pagar kantor digembok. Di depannya kemudian dipasang spanduk penolakan yang di atasnya dibubuhi tandatangan warga.

Iklan

Perwakilan warga, Syahrir mengaku, warga Kolo menginginkan agar Rustam tetap menjabat sebagai Lurah Kolo atau tidak dimutasi ke jabatan baru sebagai Kasi Pelayanan Kantor Camat Asokota.

“Seluruh warga menginginkan agar Rustam tidak diganti, ataupun digantikan oleh pejabat baru,” katanya.

Diakuinya, hal itu bukanlah tanpa dasar. Karena warga menilai, kinerja pemerintah Kelurahan di bawah kendali Rustam cukup baik dan memuaskan. Jika dibandingkan dengan Lurah yang sebelumnya.

“Makanya dengan ini kami menginginkan agar Rustam tetap menjabat sebagai Lurah Kolo,” katanya.

Syahrir menegaskan, aksi penyegelan tersebut akan tetap dilakukan, sembari menunggu keputusan dari Pemerintah Kota Bima, untuk tidak melakukan pergantian ataupun memutasi Rustam.

“Kalaupun tidak ada respon, Senin besok, kami akan akan melakukan aksi lanjutan sampai tuntutannya di kabulkan,” tutupnya.

Seperti diketahui, Walikota Bima, M. Qurais H. Abidin, melantik dan mengambil sumpah terhadap 123 pejabat yang akan menempati jabatan pimpinan tinggi pratama, jabatan administrator dan pengawas pada ruang lingkup Pemkot Kota Bima, di aula kantor Walikota, Jum’at (11/8) sore.

Acara tersebut dihadiri Walikota, H. M. Qurais H. Abidin, Wakil Walikota, H. A. Rahman H. Abidin SE, Plt. Sekda Kota Bima, Drs. Muhktar Landa MM serta ratusan pejabat yang akan dilantik dan diambil sumpahnya.

Dari 123 pejabat yang dilantik. 4 pejabat eselon II didefinitifkan, masing-masing menempati Jabatan Kepala Diskoperindag, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPU Pera), Kepala Perpustakaan dan Arsip Daerah serta Camat Rasanae Timur. (uki)