Lulusan Baru Diakomodir dalam Rekrutmen Guru PPPK Gelombang III

Syamsul Buhari (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Lulusan pendidikan profesi guru yang baru lulus atau fresh graduate diperbolehkan ikut rekrutmen atau seleksi guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Namun, mereka diberikan kesempatan ikut seleksi pada gelombang III.

’Fresh graduate juga terakomodir. Pada gelombang III dia dikasih kesempatan. Gelombang I dan II, memang untuk guru honorer,  yang punya pengalaman. Cuma dikhawatirkan pada gelombang III sudah habis formasinya,’’ kata Kepala Bidang Informasi Kepegawaian BKD NTB, Drs. Syamsul Buhari, P.Si., M.Kes., dikonfirmasi Suara NTB, Kamis, 22 Juli 2021.

Iklan

Pada seleksi guru PPPK gelombang III, kata Syamsul, sarjana pendidikan profesi guru boleh memilih formasi yang masih belum terisi di seluruh Indonesia. Ia menjelaskan seleksi guru PPPK memang diprioritaskan dulu untuk guru honorer baik di sekolah negeri maupun sekolah swasta yang sudah lama mengabdi dan terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

‘’Memang PPPK itu dikhususkan bagi mereka yang sudah punya pengalaman, honorer. Memang mau dituntaskan dulu yang tenaga honorer,’’ jelasnya.

Meskipun demikian, jika ada formasi yang masih tidak terisi pada saat seleksi gelombang I dan II, maka lulusan baru boleh ikut mendaftar. Nantinya, mereka akan bersaing dengan guru honorer sekolah negeri maupun swasta yang belum lulus seleksi gelombang I dan II.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) telah mengumumkan seleksi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru tahun 2021. Dalam pengumuman tersebut, seleksi kompetensi dilakukan sebanyak tiga tahap atau gelombang.

Seleksi kompetensi gelombang I, diperuntukkan bagi eks tenaga honorer kategori dua (K2) dan guru non ASN yang mengajar di sekolah negeri sesuai  dengan  pangkalan  data  (database)  THK-II  Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Guru non-ASN yang aktif mengajar di sekolah    negeri    di    bawah    kewenangan    pemerintah    daerah provinsi/kabupaten/kota dan terdaftar di Dapodik.

Sedangkan untuk seleksi kompetensi gelombang  II diperuntukkan bagi peserta atau guru honorer  yang tidak lulus pada seleksi kompetensi tahap I. Kemudian, guru non ASN yang masih aktif mengajar di sekolah swasta dan terdaftar sebagai guru di Dapodik.

Badan Kepegawaian Negara (BKN) telah memperpanjang pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK sampai 26 Juli mendatang. Dalam rekrutmen guru PPPK tahun 2021, Pemprov NTB mendapatkan 4.442 formasi. Terdiri dari guru Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 219 formasi, guru SMA 1.973 formasi dan guru SMK sebanyak 2.250 formasi. (nas)

AdvertisementJasa Pembuatan Website Profesional