Lulus Uji Keamanan, Terminal Baru BIZAM Siap Dioperasikan

Tampilan terminal baru BIZAM yang sudah selesai dikerjakan. Operasional terminal baru masih menunggu perkembangan penumpang pesawat. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – Proyek perluasan teminal Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid (BIZAM) dipastikan rampung. Terminal baru ini pun sudah dinyatakan lulus verifikasi kelayanan serta keamanan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub), sehingga dinyatakan layak dan siap untuk dioperasikan.

Demikian diungkapkan Stakeholder Relationship Manager PT. Angkasa Pura (AP) I Lombok International Airport (LIA), Arif Hariyanto, kepada wartawan, di Praya, Kamis, 15 Juli 2021. Hanya saja, Arif mengaku belum bisa memastikan kapan terminal baru hasil perluasan terminal lama tersebut akan mulai dioperasikan. Karena sampai saat ini belum ada pemberitahuan resmi dari PT. AP I pusat.

Iklan

“Soal pengoperasian terminal baru ini, kita masih menunggu informasi dari pusat. Yang pasti, terminal baru sudah siap dioperasikan,” tegasnya. Diakuinya dengan kondisi penerbangan serta penumpang yang minim seperti sekarang ini, kemungkinan pengoperasian terminal baru belum akan dilakukan. Mengingat, dengan terminal lama saja masih bisa menampung jumlah penerbangan serta penumpang yang ada sekarang.

Sehingga akan mubazir kalau kemudian harus mengoperasikan terminal baru di saat penumpang masih bisa dilayani diterminal lama. “Saat ini kondisi penumpang pesawat jauh menurun. Jadi untuk pengoperasian terminal baru, masih menunggu kondisi penumpang normal kembali,” terangnya seraya menambahkan kemungkinan terminal baru akan dioperasikan saat World Superbike (WSBK) digelar di kawasan The Mandalika Bulan November mendatang.

Adapun untuk proyek pengembangan bandara lainnya, Arif menambahkan masih terus berjalan. Misal untuk perpanjangan run way atau landasan pacu, progresnya saat ini sudah mencapai 53 persen. Kemudian untuk pembangunan perluasan terminal kargo beserta fasilitas penunjang termasuk jalur keluar masuk kargo sudah mencapai 40 persen.

Ditambah perluasan apron terminal saat ini capaianya sudah di atas 83 persen. “Secara umum semua proyek pengembangan bandara berjalan sesuai rencana dan schedule yang ada. Tidak terganggu pandemi Covid-19,” jelasnya. Arif menegaskan, seluruh proyek pengembangan terminal bandara itu sendiri ditargetkan tuntas pada bulan September mendatang. Sehingga bisa digunakan untuk mendukung gelaran event balap dunia di kawasan The Mandalika, WSBK serta MotoGP diawal tahun 2021 mendatang.

Jam Operasi Dikurangi

Menyinggung operasional BIZAM selama masa pemberlakuan PPKM darurat, Arif mengatakan, terhitung mulai Kamis kemarin, jam operasi bandara dikurangi menjadi hanya 6 jam saja. Mulai pukul 09.00 wita sampai 15.00 wita. Menyusul menurunnya jumlah penumpang pesawat selama masa PPKM darurat diberlakukan di Pulau Jawa dan Bali.

“Mulai hari ini operasional bandara hanya 6 jam. Sampai pembelakuan PPKM darurat Jawa Bali dicabut,” terangnya. Saat ini jumlah penumpang pesawat di BIZAM turun drastis hanya tinggal sekitar 30 persen dari kondisi penumpang sebelum PPKM darurat diberlakukan atau sekitar 900 orang perhari. Dengan jumlah penerbangan tersisa sekitar 14 flight saja untuk kedatangan serta keberangkatan. (kir)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional