Lotim Siapkan Jadup Daerah Rp1 Juta Per KK

Ilustrasi

Selong (Suara NTB) – Pemda Lombok Timur (Lotim) menyiapkan jaminan hidup (jadup) kepada para korban gempa bumi. Seluruh korban gempa yang sudah diverifikasi ini dalam waktu dekat akan menerima jadup di luar yang telah dijanjikan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).  Besaran jadup daerah ini Rp1 juta untuk masing-masing kepala keluarga (KK).

Bupati Lotim, H. M. Sukiman Azmy memerintahkan jajaran Dinas Sosial (Disos) Lotim untuk mempercepat proses realisasi jadup untuk para korban gempa tersebut.  Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disos Lotim, Lalu Dami Ahyani, mengaku telah menyiapkan alokasi anggaran Rp27 miliar untuk jadup korban gempa ini.

Iklan

Saat ini, Disos Lotim tengah proses pendataan. Data sementara di dua kecamatan, Sembalun dan Sambelia tercatat sekitar 10.900 jiwa yang akan akan diberikan. Data akan terus bertambah sesuai janji Bupati akan diberikan kepada semua korban yang terverifikasi dan divalidasi.

Tidak saja untuk korban gempa, santunan juga dijanjikan kepada para korban banjir bandang yang ada di Keruak pada akhir tahun 2017 lalu juga akan diberikan. Dicatat terdapat sebanyak 211 jiwa di Keruak yang menjadi korban banjir bandang.

Realisasi jadup daerah ini diyakinkan bisa lebih cepat dibandingkan jadup yang dijanjikan pemerintah pusat. Agar lebih tepat sasaran, realisasi jadup ini melalui mekanisme transfer ke rekening para korban.

Diketahui, jadup pusat sebesar Rp 10 ribu per orang perhari selama tiga bulan pasca gempa bumi sampai sekarang belum terealisasi. Jadup pusat ini rencana hanya akan diberikan kepada para korban yang rumahnya rusak berat.

Data Disos Lotim yang sudah dilaporkan ke Bupati Lotim untuk selanjutnya diteruskan ke pemerintah pusat sebanyak 32.699 jiwa atau sebanyak 9.563 kk. “Tinggal menunggu tanda tangan bupati dan langsung akan diusulkan ke pusat pencairannya,” ucap Lalu Dami Ahyani.

Jika diakumulasi total bantuan jadup untuk para korban tersebut selama tiga bulan ke depan, terdapat Rp 29 miliar yang ditransfer pusat ke para korban seluruh Lotim yang mengalami kerusakan berat dan tersebar di 9 kecamatan se Kabupaten Lotim. (rus)