Lotim Siap Keluarkan CBP

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy menyerahkan bantuan beras PPKM kepada warga di Desa Rarang, Senin, 19 Juli 2021. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Bupati Lombok Timur (Lotim) H. M. Sukiman Azmy menegaskan akan mengeluarkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) Kabupaten untuk warga yang terkena dampak Covid-19 selama masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Lotim disebut memiliki CPP Pusat sebanyak 99 ton dan saat ini tersimpan di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog), sedangkan  CBP Kabupaten sekitar 48 ton.

Hal ini disampaikan Bupati Lotim usai meluncurkan Penyerahan Bantuan Beras PPKM  kepada KPM PKH di kantor Desa Rarang Kecamatan Terara Kabupaten Lotim, Senin, 19 Juli 2021. Diyakinkan, bantuan pangan tidak saja akan diberikan kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Warga Lotim lainnya diakui banyak yang terdampak akibat situasi pandemi Covid-19. Para eks Pekerja Migran Indonesia (PMI), para buruh dan warga kurang mampu lainnya akan turut diberikan bantuan pangan.

Iklan

“Sekarang ini sedang dilakukan pendataan, di mana mantan tenaga kerja dari Malaysia itu berada dan sudah tidak punya pekerjaan lagi,” ungkapnya. Pada waktunya nanti,  sambungnya akan disalurkan.   “Pascalebaran ini kita akan bagikan,” imbuhnya.

Beras PPKM bagi KPM PKH sendiri dibagi sesuai instruksi presiden, masing-masing KPM diberikan jatah 10 kilogram. Pencanangan sebeumnya sudah digelar di Provinsi NTB. Kepada masyarakat penerima bantuan pangan ini diharapkan dapat dimanfaatkan dengan baik. “Jangan dijual,” paparnya.

Pandemi Covid katanya tidak tahu kapan berakhir. Masyarakat diimbau dapat memanfaatkan pangan bantuan tersebut, sehingga bisa menambah imun dalam menghadapi pandemi. Dalam proses penyerahan bantuan pangan ini, Bupati Lotim meminta agar para pendamping dalam mengawal dengan baik agar masyarakat benar-benar dapat haknya.

Bupati berharap beras yang tersalur ini merupakan beras yang diproduksi  oleh petani-petani Lotim. “Jangan lagi ada pengambilan beras dari daerah lain, kita harapkan bisa menampung dan menyuplai beras dari masyarakat dan KPM bisa terima beras yang layak konsumsi.

Kepala Dinas Sosial Lotim, Mahsin menyebut Pagu bantuan beras PPKM tahun 2021 ini diperuntukkan bagi 149.620 KPM, yakni terdiri dari 93.883 KPM PKH , KPM PSC 55.737 dengan total beras 1.496.200 kg. Penyaluran melalui Disos Lotim bersinergi dengan Bulog. Penyaluran dilakukan dalam waktu sebulan kedepan ke 254 desa kelurahan se Lotim.

Kepala Bulog Lotim, Zuhri Hanafi yang dikonfirmasi terpisah mengatakan alokasi PPKM tahun 2021 hanya 149,62 ton. Sedangkan Bulog memiliki stok 23 ribu ton dan saat ini sudah tersimpan  di gudang. “Stok sangat mencukupi,” ucapnya. Beras PPKM tersebut katanya murni milik pemerintah. Tidak ada kolaborasi dengan mitra manapun. (rus)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional