Lotim Siap Implementasikan Denda Masker

Pathurrahman (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Lombok Timur (Lotim) siap mengimplementasikan Peraturan Daerah (Perda) NTB tentang penanganan penyakit menular. Berikut Peraturan Gubernur (Pergub) terkait adanya ketentuan denda bagi warga yang tidak menggunakan masker.

“Lotim insya Allah akan mengikuti Peraturan dari provinsi,” terang Juru Bicara Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Lotim, Dr. Pathurrahman. Ditemui di kantor Bupati, Senin, 10 Agustus 2020, Pathurrahman yang juga Kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lotim ini menyebut diperlukan terus upaya peningkatan disiplin masyarakat guna memjutus rantai penyebaran virus.

Iklan

Kasus terkonfirmasi positif di Kabupaten Lotim terlapor terus meningkat. Senin kemarin saja terdapat 8 kasus positif baru. Jumlahnya saat ini sudah mencapai 221 kasus, 144 sudah dinuyatakan sembuh dan 66 orang masih dirawat. Sedangkan 11 orang lainnya meninggal dunia.

Semakin banyaknya kasus baru yang muncul ini disinyalir karena di tengah-tengah masyarakat sudah ada Covid-19. “Kasus-kasus yang sekarang ini merupakan transmisi lokal,” terang Pathurrahman. Makin banyaknya kasus yang muncul tidak ditampik ada kesan masyarakat mulai abai.

Kedisiplinan menerapkan protokol kesehatan ini sebenarnya sangat sederhana. Seperti penggunaan masker saat berkegiatan di luar rumah. Jaga jarak dan tetap cuci tangan.

Guna memaksimalkan pelaksanakan protokol kesehatan, jajaran pemerintah sampai di tingkat bawah diharapkan terus memantau warganya. Harus semua komponen dan lapisan masyarakat ikut ambil bagian. “Semboyan bersama kita bisa,” paparnya.

Kemampuan tenaga medis dan fasilitas medis yang tersedia sejauh ini dipastikan masih mampu untuk melakukan pelayanan. Keberadaan Rumah Sakit Umum Dr. R. Soedjono Selong dan Rumah Sakit Lombok Timur di Labuhan Haji diyakinkan masih cukup untuk menampung semua pasien. Harapannya, ke depan tetap bisa menampung pasien terkonfirmasi positif.

Keberadaan alat swab tes mandiri yang dimiliki Lotim dinilai cukup membantu mempercepat kesembuhan pasien covid. Dimana Lotim  bisa dengan cepat mengetahui positif atau tidak sehingga lebih maksimal penanganan. Pasien juga bisa lebih cepat pulang. Dibanding sebelumnya harus menunggu hasil dulu selama dua pekan lamanya dari Mataram. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here