Lotim Kembali Tutup Dua Puskesmas

Inilah Puskesmas Masbagik Baru dan PKM Wanasaba yang ditutup sementara menyusul Nakesnya terkonfirmasi positif Covid-19, Senin, 6 Juli 2020.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Lombok Lotim (Lotim) melakukan penutupan sementara terhadap Puskesmas Wanasaba dan Masbagik Baru. Kebijakan ini menyusul di dua Puskesmas tersebut terdapat tenaga medisnya reaktif dan terkonfirmasi positif Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Lotim, dr. H. M. Hasbi Santosa menyebutkan untuk Puskesmas Masbagik Baru jumlah yang terkonfirmasi positif sebanyak 1 orang dan reaktif 16 orang. Penutupan pelayanan di Puskesmas itu dimulai dari tanggal 3 sampai 16 Juli. Sedangkan di Puskesmas Wanasaba jumlah Nakes terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 2 orang dan reaktif 8 orang.

“Yang reaktif dan positif terdiri dari perawat, bidan dan kesehatan lingkungan. Penutupan sementara Puskesmas 14 hari ke depan,” sebutnya.

Bagi Nakes yang terkonfirmasi positif Covid-19 saat ini dirawat si RSUD dr. R. Soedjono Selong. Sementara yang reaktif di RSUD Lotim di Labuhan Haji.  Dampak dari penutupan itu, untuk pasien dari Masbagik Baru sementara ini dipindah ke Puskesmas Masbagik, Puskesmas Lendang Nangka dan Puskesmas Dasan Lekong. Sedangkan untuk pelayanan di Puskesmas Wanasaba dipindah ke Puskesmas Aikmel dan Puskesmas Karang Baru.

“Untuk pelayanan kesehatan tetap. Namun dipindah sementara ke Puskesmas-Puskesmas terdekat,”pungkasnya. Selain dua Puskesmas itu, sebelumnya Dikes Lotim menutup beberapa Puskesmas yang tenaga medisnya terkonfirmasi dan reaktif Covid-19.  Di antaranya Puskesmas Selong, Puskesmas Kotaraja, Puskesmas Lenek dan Puskesmas Batuyang. (yon)