Loteng Pacu Vaksinasi, Daerah Lain Siapkan Destinasi

H. Fauzan Khalid (Suara NTB/her), H. L. Pathul Bahri (Suara NTB/kir), H. Mugni (Suara NTB/rus), Lalu Kusnawan (Suara NTB/ari)

KABUPATEN Lombok Tengah (Loteng) sebagai tuan rumah World Superbike (WSBK) Championship 2021 fokus mengejar target vaksinasi terhadap 70 persen dari populasi warganya. Sementara itu, daerah lain seperti Lombok Barat (Lobar), Lombok Timur (Lotim) dan Kabuupaten Lombok Utara (KLU) mempersiapkan destinasi untuk menampung limpahan wisatawan yang ingin menjajal destinasi lain selain di Loteng.

SAAT ini, percepatan capaian vaksinasi menjadi fokus perhatian Pemkab Loteng. Karena itu menjadi prasyarat yang diminta oleh pemerintah pusat, bagi sirkuit internasional Mandalika untuk bisa menggelar WSBK dengan dihadiri penonton. Hampir semua sumber daya yang dimiliki dikerahkan untuk bisa mengejar target yang diminta pemerintah pusat.

Iklan

“Sekarang tiada hari tanpa vaksinasi. Semua tim vaksinasi setiap hari bergerak melakukan vaksinasi di tengah masyarakat,” ujar Bupati Loteng, H. L. Pathul Bahri, S.IP., kepada wartawan, Sabtu, 3 Oktober 2021.

Dukungan dari TNI dan Polri dalam hal ini juga sangat membantu untuk bisa mempercepat capaian vaksinasi. Belum lagi dukungan pemerintah provinsi, sehingga pihaknya sangat optimis target minimal 70 persen cakupan vaksinasi di Loteng akan bisa tercapai sampai 5 Oktober 2021. Dan, hampir semua elemen bergerak mendukung program percepatan vaksinasi, mulai dari pemerintah kabupaten, kecamatan, desa hingga dusun.

Para tokoh agama, tokoh masyarakat serta pemuda juga turut andil, sehingga capaian vaksinasi di Loteng mengalami lonjakan luar biasa. “Ini semua bisa tercapai berkat dukungan semua elemen di daerah ini, mulai dari pemerintah, TNI dan Polri hingga elemen masyarakat lainya,” imbuh Pathul.

Siapkan Desa Wisata

Sementara itu, Pemkab Lobar berupaya menangkap peluang perhelatan WSBK dengan menyiapkan desa wisata bagi para tamu dan akan menata rumah-rumah warga untuk memenuhi standar penginapan.

Bupati Lobar, H. Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si, menegaskan pengembangan pariwisata di Lobar didorong berbasis desa. Konsep pengembangan pariwisata seperti inipun sudah mulai dijalankan oleh Lobar melalui Dinas Pariwisata. Untuk itu, Pemkab Lobar terus berusaha untuk bersinergi dengan para kepala desa di Lobar untuk bisa mengembangkan potensi wisata alam yang ada di desa di Lobar. “Kita saat ini Lombok Barat terus sinergis dengan semangat kepala desa untuk mengembangkan pariwisata desa,” kata bupati.

Dalam upaya mengembangkan potensi wisata desa, Pemkab Lobar terus meningkatkan bantuan dan mempublikasi potensi wisata desa di Lobar di satu sisi juga untuk publikasi menjadi tugas dari desa dalam upaya memajukan desa wisata. “Kemajuan pariwisata desa variatif, desa di Lobar rata-rata memiliki potensi wisata,” katanya akhir pekan kemarin.

Sekarang semua tergantung bagaimana kemudian pemerintah desa mengolah potensi wisata di masing-masing desa. Hal yang menjadi tantangan pemerintah desa maupun di pemerintah desa, terkait dengan kebersihan di Lobar. ” Catatan kami yang  belum diselesaikan masalah kebersihan, ” katanya.

Pihaknya yakin, para kepada desa juga mengalami masalah ini, di mana sampah sampah menjadi masalah tingkat masyarakat, untuk itulah, bupati mendorong agar melibatkan masyarakat dalam upaya mengentaskan sampah. “Butuh partisipasinya masyarakat agar masalah sampah bisa tuntas dari tingkat desa hingga kabupaten,” ajaknya.

Bupati menambahkan, perlu juga melibatkan para penggiat pariwisata yang sudah peduli dengan sampah, maka kesadaran pelaku  pariwisata bisa ditularkan ke bawah. Sebelum pandemi, kata bupati, Pemkab sudah menyiapkan banyak event untuk digelar di sejumlah desa di Kabupaten Lobar. 50 kegiatan yang sudah sisipkan, akan dilakukan di desa, tapi tak karena ada pandemi tidak bisa terlaksana. “Potensi kita besar, tapi kita harus tetap jaga komitmen para pelaku pariwisata,” tambah bupati.

Meski tidak melakukan persiapan khusus, Kabupaten Lombok Timur juga tengah bersiap menampung limpahan wisatawan dari perhelatan WSBK di Loteng.

“Event tidak ada, tapi kita benahi destinasi untuk mereka (wisatawan WSBK, red) datang ke destinasi,” ungkap Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lotim Dr. H. Mugni menjawab Suara NTB. Menurutnya, salah satu yang sedang didorong pembenahannya adalah Desa Wisata Tetebatu yang bakal mengikuti ajang Best Tourism Village United Nations World Organization (UNWTO).

Tampilnya Tetebatu dalam lomba tingkat dunia ini diyakini akan menjadi berkah bagi desa desa lain di seluruh Lotim. Utamanya desa-desa sekitar Tetebatu yang notabenenya merupakan desa wisata yang sudah cukup terkenal. Ada Desa Tetebatu Selatan dengan jargon kampung Inggris. Ada Desa Kembang Kuning yang diketahui merupakan desa wisata berkembang terbaik tahun 2019 lalu.

Lotim saat ini sudah memiliki 91 desa wisata. Semuanya memiliki ciri khas masing masing. Spot wisata yaang disuguhkan juga cukup menarik untuk dikunjungi. Menurut Mugni, semua destinasi wisata di Lotim ini cukup layak menjadi tujuan berlibur wisatawan domestik maupun mancanegara. “Semua layak dikunjungi, tetapi tetap harus dengan protokol kesehatan 3 M,” terangnya.

Korwil PHRI Lombok Utara sekaligus Ketua Asosiasi Hotel Gili (GHA), Lalu Kusnawan, Minggu, 3 Oktober 2021 mengatakan, persiapan menyambut WSBK sudah dimulai di Lombok Utara. Ia menyebut, sekitar 7.000 kamar penginapan telah disiapkan oleh pihaknya.

“Kami dan Dinas Pariwisata KLU juga sudah merancang integrated destination, atau one stop tourism destination. Selling-nya jelas package, misalnya package Kuta – Gili – Bayan – Kuta,” sebutnya.

Pola integrasi itu, jelas Kusnawan untuk memastikan optimalisasi manfaat dari keberadaan wisatawan selama di Lombok Utara. Manfaat utama tentunya promosi kembali pariwisata KLU pasca gempa dan Covid. Berikutnya, adalah memaksimalkan long stay wisatawan asing mulai dari pra, selama dan pasca gelaran WSBK.

“Misalnya, untuk package Kuta-Gili, atau Gili – Bayan, ada kegiatan wisata menarik yang kita siapkan sebagai free, bisa snorkeling atau yang lain. Sehingga promosi ini akan berkesan untuk pengunjung selanjutnya,” tambahnya. (kir/her/rus/ari)

Advertisement Jasa Pembuatan Website Profesional