Loteng Diminta Realistis Tetapkan Target Penurunan Kemiskinan

Praya (Suara NTB) – DPRD Kabupaten Lombok Tengah (Loteng) mengingatkan pemerintah daerah, bisa lebih optimal lagi dalam upaya menekan angka kemiskinan di daerah ini. Dalam hal ini, DPRD memastikan bakal tetap mendukung penuh pemerintah daerah. Hanya saja, Pemkab Loteng juga diingatkan supaya realistis dalam menetapkan target penurunan kemiskinan.

“Jangan muluk-muluk dalam menentukan target penurunan kemiskinan. Walaupun kecil, tapi bisa tercapai. Dari pada besar, namun tak pernah bisa diwujudkan,” tegas Ketua DPRD Loteng, H. Achmad Puaddi, FT., kepada wartawan, Senin, 21 Mei 2018.

Iklan

Ia melihat, upaya pengetasan kemiskinan di Loteng masih belum optimal. Itu bisa dilihat dari angka penurunan kemiskinan yang masih jauh dari apa yang sudah ditargetkan, sehingga butuh upaya yang lebih keras untuk bisa menekan angka kemiskinan di daerah ini.

DPRD Loteng secara kelembagaan, tetap mendukung penuh upaya pengentasan kemiskinan yang dilakukan oleh pemerintah daerah. Satu contoh, Pemkab Loteng pada tahun 2017 lalu mengajukan anggaran khusus untuk melakukan validasi data pemilik, anggaran tersebut pun disetujui.

Begitu pula untuk program-program yang lainnya. Selama itu diarahkan untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan, DPRD Loteng pastinya akan mendukung penuh. “Hajatan pembangunan kan bagaimana bisa mendorong kesejahteran masyarakat. Jadi selama ini demi kemaslahatan masyarakat, apapun program yang diajukan oleh Pemkab Loteng pasti akan kita dukung,” ujarnya.

Dengan melihat laju pembangunan saat ini, terutama di sektor pariwisata pihaknya pun mengaku optimis angka kemiskinan di Loteng bisa ditekan. Tinggal bagaimana kemudian peluang tersebut di maksimalkan oleh pemerintah daerah dengan menyiapkan program pendukung yang bisa memberikan dampak positif bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di daerah ini.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Loteng, L. Pathul Bahri, S.IP., untuk mendukung upaya pengentasan kemiskinan di daerah ini, tahun 2018 ini Pemkab Loteng sudah mengalokasikan anggaran hampir Rp100 miliar tersebar di 16 OPD lingkup Pemkab Loteng, karena pengentasan kemiskinan sekarang menjadi program bersama. (kir)