Los di Pasar Mandalika Banyak Ditinggalkan Pedagang

Mataram (suarantb.com) – Los di Pasar Mandalika banyak ditinggalkan pedagang. Karenanya banyak los yang kosong dan PAD dari retribusi pedagang berpotensi berkurang. Dikonfirmasi perihal ini, Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Lalu Alwan Basri menyampaikan banyak pedagang yang beralih berjualan di Pasar Selak yang lokasinya tak jauh dari Pasar Mandalika.

Ia mengatakan pihaknya telah memanggil para pedagang atau penyewa los beberapa waktu lalu. “Mereka punya izin (SIP) di sini. Tapi mereka tidak mau mencabut izinnya. Lapak-lapak yang kosong ini sudah ada pemiliknya, saat kita panggil mereka teriak ndak mau dicabut izinnya,” jelas Alwan.

Iklan

Jumlah los di Pasar Mandalika sebanyak 920. Sementara yang kosong atau ditinggalkan pemiliknya sebanyak 150 los. Dalam sehari setoran dari retribusi pedagang mencapai Rp 1,4 juta. Sementara dari retribusi sewa ruang dalam sebulan mencapai Rp 7,2 juta.

Alwan ingin fungsi Pasar Mandalika dimaksimalkan sehingga ia ingin semua pedagang tetap berjualan di sana. Pihaknya pun berupaya terus menata pasar induk tersebut sehingga pedagang maupun pembeli merasa nyaman melakukan aktivitas jual-beli.

SIP (Surat Izin Penempatan) los disebutkan Alwan memiliki batas waktu setahun sejak diterbitkan. Jika pedagang dua bulan tidak menempati losnya, maka SIP bisa dicabut. Saat rencana pencabutan disampaikan, para pedagang menolak karena mereka masih memiliki barang yang disimpan di los Pasar Mandalika. Para pedagang ini juga telah membayar uang sewa selama setahun. Los di Pasar Mandalika juga telah ditentukan zonasinya sesuai jenis barang dagangan yang dijual. Namun banyak pedagang yang tidak menaati. (ynt)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here