Jelang Pilkada, 5.524 Warga Belum Rekam E-KTP

Operator Kecamatan Kayangan menyerahkan akta kelahiran bayi sebelum pihak keluarga meninggalkan puskesmas. (Suara NTB/ari)

Advertisement

Tanjung (Suara NTB) – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Lombok Utara (KLU), terus mendekatkan pelayanan perekaman E-KTP kepada masyarakat. Dalam menyambut Pilkada 2020 khususnya, perekaman E-KTP menyasar sekolah-sekolah SMA, SMK dan MA.

Sekretaris Dukcapil Lombok Utara, Tresnahadi, S.Pt., Senin, 21 Oktober 2019 mengungkapkan, Dinas Dukcapil sudah menjadwalkan perekaman e-KTP secara bergiliran di semua sekolah menengah negeri dan swasta. Staf Dukcapil secara mobile mendatangi sekolah-sekolah guna mengakomodir kepemilikan kartu identitas masyarakat, khususnya kalangan pelajar.

Tresnahadi menyebut, berdasarkan populasi 230 ribu lebih warga, jumlah data wajib KTP sebanyak 178.855 orang. Hingga pertengahan Oktober 2019, warga yang sudah merekam sebanyak 96.91 persen atau 173.332 orang, sedangkan yang belum merekam 3.09 persen atau 5.524 orang.

“Ini yang akan kami tuntaskan sebelum pilkada 2020, karena sesuai UU 10 tahun 2016, yang berhak memilih adalah yang terdaftar dalam daftar pemilih. Jika tidak terdaftar dapat menggunakan E-KTP,” ungkapnya.

Dipaparkan Tresnahadi, sebaran warga yang belum merekam E-KTP terdiri dari 699 orang di Kecamatan Tanjung, 1.367 orang di Kecamatan Gangga, 719 orang di Kecamatan Kayangan, 1.658 orang di Kecamatan Bayan, serta 1.081 orang di Kecamatan Pemenang.

Perekaman E-KTP di sekolah-sekolah tidak hanya menyasar siswa sekolah. Tetapi juga masyarakat umum. Masyarakat yang berada dekat dengan sekolah tempat perekaman, diimbau untuk hadir di sekolah.

“Masyarakat umum juga bisa datang ke sekolah sesuai jadwal untuk melakukan perekaman KTP. Kami sudah informasikan kepada kepala desa agar menyampaikan info ini ke masyarakat,” sambungnya.

Selain di sekolah dan kantor Dinas Dukcapil, pelayanan e-KTP dan kartu identitas lain (KK/Akta Kelahiran/KIA) juga sudah bisa dilakukan di kantor kecamatan. Dari lima kecamatan, pencetakan KK/Akta sudah terlayani di Kantor Camat Kayangan dan Bayan. Pasalnya, hanya dua kantor ini yang alatnya masih berfungsi pascagempa. Tiga kecamatan lain, akan menyusul menerapkan pencetakan di kantor camat paling lambat tahun 2020 mendatang.

“Akta kelahiran dan KK dicetak langsung di kantor camat kayangan karena keduanya sudah menggunakan tanda tangan elektronik (TTE). Sehingga untuk akta kelahiran dan KK masyarakat tidak perlu datang ke kantor Dinas Dukcapil, cukup datang ke kantor camat,” tandasnya. (ari)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.