22 ASN Pjs Kades di KLU Diklaim Terima Gaji Ganda

Ilustrasi Gaji ASN (pxhere)

Tanjung (Suara NTB) – Gaji ganda kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa (kades) bukan, isapan jempol. Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Masyarakat  Desa (DP2KBPMD) mengklaim, sebanyak 22 ASN unsur Pjs Kades telah mengklaim gaji ganda, yakni dari gaji ASN dan penghasilan tetap (siltap) pejabat desa definitif.

Kepala DP2KBPMD Kabupaten Lombok Utara (KLU), H. Kholidi Kholil, MM., Jumat,  5 Juli 2019 tak menyangkal sejumlah kades telah mengklaim gaji ganda. Setelah ditelusuri, pihaknya menemukan ada 22 dari 26 Pjs Kades telah mengambil siltap – sebagaimana hak pejabat kades definitif.

“Kita sudah minta untuk dikembalikan. Karena penerimaan dana siltap itu sudah dibayarkan selama dua bulan,” kata Kholidi.

Mantan Asisten I Setda KLU itu pun, mendesak supaya 22 Pjs Kades yang mengklaim Silpa segera mengembalikan dana ke kas daerah. Berbeda dengan tunjangan bagi pejabat kepala desa definitif, dana tersebut boleh diklaim oleh Pjs.

Kholidi mewanti-wanti, potensi munculnya kerugian negara dari gaji dobel ASN, sehingga pihaknya secara terbuka, meminta semua ASN tidak memanfaatkan momentum jabatan sementara untuk kepentingan finansial yang jelas melanggar aturan.

Kholidi menyambung, sepanjang pelaksanaan tahun anggaran masih berjalan maka sebaiknya semua Pjs yang mengambil siltap untuk menyerahkan kembali dana yang sudah diambil. Sebab jika tidak, maka APH akan bertindak sesuai kewenangannya.

“Dana yang mereka kembalikan juga tidak besar. Sekarang juga masih tahun berjalan anggaran sehingga belum dihitung. Penerimaan siltap juga berbeda-beda tergantung masing-masing desa,” paparnya.

Kholidi menambahkan, perihal siltap penjabat desa dari ASN itu dari awal memang terjadi perbedaan pendapat, sehingga dalam realisasinya ada juga penjabat yang tidak mengambil dana siltap itu.

“Sama seperti Bidang Hukum, kami juga tegas meminta penjabat desa dari ASN yang sudah menerima siltap itu untuk segera mengembalikannya,” tandasnya. (ari)