Pascagempa, Tiga Gili Dijaga Brimob

Mataram (Suara NTB) – Personel bersenjata Satuan Brimob menjaga tiga pulau eksotik di Kabupaten Lombok Utara yaitu, Gili Trawangan, Gili Meno dan Gili Air. Pengamanan pulau destinasi wisata dunia tersebut tetap dilanjutkan selama masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascagempa Lombok.

Kepala Satbrimob Polda NTB, Kombes Pol Taufik Hidayat menjelaskan, personel Brimob yang tertugaskan di tiga gili, sebanyak 100 personel tergabung dalam Satgas Operasi Aman Nusa II.

Personel yang bertugas merupakan pasukan bawah kendali operasi dari Polda Jawa Tengah dan Korbrimob Polri. ‘’Situasi aman terkendali. Kondisi tetap kita jaga agar pariwisata kita segera bangkit khususnya di tiga gili ini,’’ ujarnya Senin, 27 Agustus 2018.

Baca juga:  Aktivitas Kegempaan Mengecil, Warga NTB Diimbau Tetap Waspada

Pasukan elite kepolisian bersenjata lengkap dibagi dalam tiga posko, yakni Posko

Gili Trawangan yang dibagi dalam beberapa pos dengan komposisi regu lebih kecil. Kemudaian Posko Gili Meno, serta Posko Gili Air.

Masing-masing posko diberi kekuatan personel setara satu peleton. Yakni antara 30 sampai 50 personel. Mereka bergabung dengan Polair dan Pamobvit mengamankan aset vital pemerintah, serta pengamanan keselamatan warga.

Baca juga:  Wapres : Rehab-Rekon di NTB Harus Tertangani Tuntas

‘’Mereka tugasnya melaksanakan kegiatan patroli kamtibmas malam di pemukiman warga, hotel dan pertokoan serta posko pengungsian warga menggunakan sepeda atau berjalan kaki,’’ kata Taufik.

Dia menambahkan, sejumlah personel tersebut masih akan terus memberi pengamanan walaupun status penanganan gempa Lombok sudah beralih dari tanggap darurat menjadi masa rehabilitasi dan rekonstruksi.

Pasukan Brimob juga akan membantu membersihkan puing rumah dan membantu warga mendirikan kembali rumahnya yang rusak. (why)