Ditarget 2 Bulan, KLU Tak Ingin Program Rehabilitasi RTLH Gagal

Tanjung (Suara NTB) – Program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di kalangan masyarakat Lombok Utara tinggal menunggu pencairan dana. Mereka yang dinyatakan lulus verifikasi telah dipastikan akan menerima rekening bank pada Selasa, 7 November 2017.

Kepastian itu disampaikan Sekretaris Dinas Sosial, Permberdayaan Perempuan dan Anak Lombok Utara, Itradim, Jumat, 3 November 2017. Dikatakannya, warga sasaran RTLH akan menerima rekening untuk transfer dana dari bank yang ditunjuk daerah.

“Seluruh proses verifikasi sudah tuntas dan tidak ada persoalan lagi. Kelompok penerima tinggal menerima transfer anggaran. Minggu depan rekening akan kita serahkan ke kelompok,” katanya.

Eksekusi program RTLH ini terealisasi kepada 521 proposal. Penerima telah di SK-kan berdasarkan SK Bupati, No. 372/72/Dinsos.PP.PA/2017. Jumlah anggaran yang direalisasikan ke masyarakat ini sendiri berkurang dari pagu yang disetujui oleh DPRD. Di mana dari Rp 7,5 miliar yang tertera di APBD murni terealisasi sebesar Rp 5,2 miliar dikarenakan calon penerima lain belum memenuhi syarat secara administrasi.

“Dalam mensukseskan program ini berjalan lancar, kita tetap akan menggandeng aparat TNI. Kita minta TNI memberikan penadampingan dan support tenaga. Ke depannya baru kita lakukan MoU,” sambungnya.

Itrarim menyebut, transfer dana telah bisa dipastikan sudah dilakukan oleh bank kepada penerima. Usai menerima rekening pekan ini, maka penerima sudah bisa mencairkan dananya dan merehabilitasi RTLH masing-masing.

Awal November ini, pelaksanaan kegiatan sudah dapat disaksikan. Pihaknya berharap pengerjaan di lapangan bisa tuntas sesuai target yakni rampung pada akhir Desember mendatang. “Target pekerjaan tuntas akhir Desember, ini harus bisa kita kejar apalagi bulan Nopember sudah masuk seminggu. Kita tidak ingin program ini gagal,” demikian Itradim. (ari)