Pemkab Lombok Utara Jamin Tak Ada Proyek yang Putus Kontrak

Tanjung (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan ESDM (PUP ESDM) Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan, tak satupun proyek di KLU yang mengalami pemutusan kontrak. Hingga pengerjaan di masa deadline day per 30 Desember 2016 kemarin, proyek di bawah Dinas PU terealisasi antara 70 persen hingga 100 persen.

Kepala Dinas PUP ESDM KLU, Drs. H. Raden Nurjati, kepada wartawan di ruang kerjanya Jumat, 30 Desember 2016 menyebut, hanya ada 3 proyek dengan capaian realisasi kegiatan antara 70 sampai 80 persen. Ketiga proyek itu antara lain, paket pembangunan Jalan Loloan – Lokok Aur (1,3 km) senilai Rp 8,351 miliar. Capaian proyek ini adalah 80 persen. Sementara, paket rehabilitasi jaringan irigasi Teres Genit senilai Rp 3,407 miliar dengan realiasasi 70 persen lebih, serta paket pembangunan jaringan Pipa Mursemalang senilai Rp 9,695 miliar dengan realisasi lebih dari 70 persen.

“Rata-rata proyek sudah di PHO kecuali Paket Loloan -Lokok Aur, karena tim masih berada di lapangan memeriksa volume pekerjaan. Secara keseluruhan kegiatan, hanya ada 3 proyek yang kita perpanjang kontraknya, yaitu pipa Mursemalang, irigasi Teres Genit dan jalan Lokok Aur,” papar Nurjati.

Baca juga:  Proyek Dermaga Waduruka Dihentikan

Kadis PU menerangkan, rekanan akan diberikan perpanjangan masa pengerjaan selama 50 hari terhitung 1 Januari 2016. Akibat tidak selesai tepat waktu, maka ketiga rekanan yang mengerjakan proyek tersebut akan dikenakan denda. Perhitungannya satu per mil dikalikan nilai kontrak untuk proyek perpipaan, dan satu per mil dikalikan sisa progres untjk proyek jalan Lokok Aur.

Awalnya, kata dia, kekhawatiran proyek yang tidak mencapai target akan dialami oleh proyek Irigasi Teres Genit. Setelah PPK dan Konsultan melakukan perhitungan, diketahui terdapat kelebihan volume di beberapa titik yang belum dikombinasikan. Setelah dikalkulasikan seluruhnya, volume capaian diketahui mencapai 70 persen.

“Untuk proyek gedung, seluruhnya sudah 100 persen, tinggal menunggu masa pemeliharaan untuk bisa digunakan. Begitu juga paket proyek jalan dan irigasi lainnya, semuanya sudah 100 persen,” ujarnya.

Baca juga:  Polda NTB Usut Proyek Dermaga Waduruka Rp4,52 Miliar

Terhadap proyek yang dikerjakan di masa perpanjangan, kata Nurjati, secara otomatis sisa pekerjaan akan dibayarkan pada anggaran APBD Perubahan 2017 mendatang. Sebab volume sisa proyek ini sendiri akan menjadi hutang daerah, demikian halnya dengan sisa anggaran akan menjadi Silpa.

Ia optimis, seluruh proyek akan diselesaikan dengan baik serta memperhitungkan kualitas sesuai spek. Khusus untuk jalan Loloan -Lokok Aur, rekanan telah memberi keterangan bahwa kegiatan akan mampu diselesaikan sekitar tanggal 12 Januari 2017 mendatang.

“Kalau secara umum, total pagu anggaran di PU mencapai 255 miliar, total capaian fisik sesuai laporan akhir Nopember lalu sebesar 76,62 persen, sementara capaian akhir Desember belum kita hitung. Realisasi keuangan sampai akhir Desember kita perkirakan lebih dari 80 persen,” demikian Nurjati. (ari)