Beraksi di Tiga TKP, Dua Terduga Jambret Diringkus Polisi

0
26
Dua terduga pelaku jambret saat diamankan pihak kepolisian, Sabtu, 21 Maret 2020. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Tim Resmob Satreskrim Polres Lombok Timur (Lotim bersama Polsek Keruak berhasil menangkap dua terduga pelaku jambret yang kerap beraksi di wilayah hukum Polres Lotim. Kedua pelaku, S (28) dan JP (20) asal Gubuk Pande, Korleko Kecamatan Labuhan Haji ditangkap saat tengah menjalankan aksinya di Desa Mendana Kecamatan Keruak.

Pasalnya, keduanya sudah menjalankan aksinya di tiga TKP berbeda untuk kemudian diamankan petugas. Dari tiga TKP itu, masing-masing, LP/142/III/2020/NTB/Res.Lotim tanggal 21 Maret 2020, TKP kedua, LP/19/II/2020/NTB/Res.Lotim/Sek.Aikmel tanggal 29 Februari 2020, serta TKP ketiga, LP/15/I/2020/NTB/Res.Lotim tanggal 9 Januari 2020 dengan rata-rata tentang tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau jambret.

“Kedua pelaku kita amankan usai menjalankan aksinya di Dusun Mendana Kecamatan Keruak dengan jumlah tiga TKP. Pelaku kita amankan saat Sabtu malam,”terang Kasat Reskrim Polres Lotim, AKP. I Made Yogi Purusa Utama, SE,SIK, Minggu, 22 Maret 2020.

Sementara dari tiga TKP itu, masing-masing korban di antaranya,  WR (35) seorang PRT alamat Dusun Lingkok Bunut, Desa Lekor, Kecamatan Janapria, Loteng dengan TKP di Kecamatan Keruak, korban kedua, HRI (48) wiraswasta, alamat Dusun Telaga Tampat, Desa Suralaga, dengan TKP depan Bank Mandiri Aikmel. Sedangkan untuk TKP ketiga, korban. AA (30) wiraswasta, Alamat Dusun Paok Motong, Desa Paok Motong, Kecamatan Masbagik, dengan TKP di depan Pertamina Pancor.

Yogi menerangkan, modus yang digunakan oleh pelaku yang berjumlah dua  orang dalam melakukan aksinya pada sore hari dengan cara mendatangi TKP mengendarai sepeda motor Satria FU milik pelaku. Saat tiba di TKP, pelaku menunggu korban di pinggir jalan dengan mengincar calon korban perempuan. Saat korban melintas, pelaku langsung membuntuti korban hingga di jalan sepi, kemudian pelaku memepet korban dari arah kiri dan menarik paksa gelang emas milik korban.

  Dana Kasus LCC Diduga Mengalir ke Pihak Lain

Selesai melakukan aksinya, pelaku kabur meninggalkn TKP dalam mondisi histeris kemudian korban berteriak meminta tolong, sehingga warga mengejar pelaku. Setibanya di jalan Raya Mendana pelaku terjatuh kemudian dihakimi oleh massa untuk kemudian diamankan Tim Resmob Polres Lotim dan Polsek Keruak melakukan evakuasi terhadap pelaku yang tengah dihakimi oleh massa.

“Kedua pelaku kami amankan di Dusun Mendana Raya, Keruak dalam amukan massa. Selanjutnya pelaku kami bawa ke Polres Lotim,” kata Yogi.

Selain mengamankan pelaku, petugas juga mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya 1 unit sepeda motor Satria FU milik pelaku, 1 bilah parang milik pelaku, 1 buah gelang emas milik korban dan 2 buah handhone milik pelaku. Adapun dari catatan pihak kepolisian, pelaku S merupakan  residivis kasus yang sama dan baru selesai menjalani massa hukuman di Lapas Kelas IIB Selong, pelaku juga merupakan target tim Resmob, karena melakukan beberapa aksi di wilayah hukum Polres Lotim di mana dalam beberapa aksi pelaku terekam CCTV.  Saat ini, pelaku dan barang bukti diamankan di Polres Lotim pengembangan dan  proses hukum lebih lanjut. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

4 × 4 =