Beranda Headline Persiapkan Tes CPNS, PLN Selong Prioritaskan Ketersediaan Listrik

Persiapkan Tes CPNS, PLN Selong Prioritaskan Ketersediaan Listrik

0
15
Inilah sarpras di gedung CAT kompleks BKPSDM Lotim dalam pelaksanaan tes CPNS.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Pelaksanaan tes seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tingga menghitung hari. Berbagai persiapan telah dimatangkan oleh panitia yaitu Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Lotim. Salah satu faktor yang kini disiapkan berupa ketersediaan listrik selama 23 hari pelaksanaan tes di Lotim oleh pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN).

Dikonfirmasi Suara NTB, Minggu, 26 Januari 2020, Manajer PLN Selong, Riki Djatnika, mengungkapkan bahwa dari PLN siap menjamin ketersediaan listrik selama pelaksanaan CPNS berlangsung khususnya di Kabupaten Lotim. Terutama pasokan listrik di tempat lokasi tes akan diprioritaskan. Pihaknya terlebih dahulu akan melakukan uji coba maksimal dengan mengoperasikan seluruh komputer yang digunakan beserta perangkat yang lain. “Nanti kita survei lokasinya untuk kita buatkan prioritas dan backup-nya,” terangnya.

Hanya saja, dari hari Senin hingga Jumat minggu lalu. Diakuinya bahwa PLN Rayon Selong belum menerima surat permintaan dari BKPSDM Lotim terkait kebutuhan listrik dalam pelaksanaan CPNS bulan Februari mendatang. “Senin saya cek di surat masuk sampai Jumat siang belum ada,” katanya.

Kendati demikian, pihaknya siap mendukung penuh pelaksanan CPNS yang akan dilaksanakan selama 23 hari di Kabupaten Lotim. PLN Rayon Selong bersedia untuk melakukan tambahan daya berdasarkan kebutuhan dari pemohon. Mengingat jumlah komputer yang aktif secara bersamaan sebanyak 100 unit beserta perangkat yang lain. Termasuk menggunakan lampu penerangan apabila pelaksanaan tes dilaksanakan hingga malam hari.

“Nanti kita yang kontak pemohon. Senin kita simulasikan supaya lebih awal kita lakukan persiapan agar acara berjalan lancar,” terangnya.

Kepala BKPSDM Lotim, H. Moh. Isa, mengatakan, bahwa seleksi SKD CPNS menggunakan Computer Asissted Tes (CAT) dan dilaksanakan selama 23 hari sejak tanggal 3 sampai 25 Februari 2020 bertempat di gedung CAT kompleks kantor BKPSDM Lotim. Pada saat tes, peserta diingatkan membawa kelengkapan administrasi di antaranya, asli Kartu Tanda Penduduk (KTP), kartu peserta ujian CPNS, dan bagi tenaga guru yang memiliki sertifikat pendidikan, diwajibkan menyerahkan satu lembar foto copy sertifikat dilegalisir pejabat berwenang.

  Pemprov NTB akan Rekrut Sisa Eks Honorer K2

Dalam pelaksanaan tes, dari hari Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Sabtu dan Minggu dibagi dalam 5 sesi. Sesi pertama dimulai pukul 08:00 wita hingga pukul 09:30 wita, sesi kedua dari pukul 10:00 wita hingga pukul 11:30 wita, sesi ketiga dari pukul 12:30 wita hingga pukul 14:00 wita, dan sesi keempat dari pukul 14:30 wita hingga pukul 16:00 wita, serta sesi kelima dari pukul 16:30 wita hingga pukul 18:30 wita.

Sementara khusus hari jumlah dilaksanakan empat sesi, yakni sesi pertama 08:00 wita hingga 09:30 wita, sesi kedua dari pukul 10:00 wita hingga 11:30 wita, sesi ketiga dari pukul 14:00 wita hingga pukul 15:30 wita dan sesi keempat dari pukul 16:00 wita hingga pukul 17:30 wita. Adapun jumlah peserta CPNS di Lotim yang mengikuti tes SKD ini sebanyak 11.103 orang.

Adapun penerimaan formasi CPNS di Kabupaten Lotim tahun anggaran 2019 sebanyak 482 formasi. Dari 482 formasi ini didominasi oleh tenaga guru sebanyak 273 formasi, tenaga kesehatan 152 formasi dan sisanya 57 formasi tenaga teknis. Di mana untuk tahun ini Kabupaten Lotim hanya membuka untuk formasi umum dan tidak ada formasi khusus dengan usia maksimal 35 tahun. (yon)

TIDAK ADA KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here