Kemenkumham akan Bangun Lapas Khusus Tahanan Narkoba

Andi Dahrif Rafied.(Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham)  akan membangun Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) khusus bagi tahanan narkoba di NTB. Rencananya, pembangunannya ditempatkan di Kabupaten Lombok Timur (Lotim). Pembangunan Lapas ini menyusul banyaknya tahanan narkotika dengan rata-rata 40 persen di masing-masing rutan dan lapas.

Demikian disampaikan Kakanwil Kemenkumham NTB, Drs. Andi Dahrif Rafied, MSi., di Selong, Selasa, 21 Januari 2020.

Diakuinya jumlah tahanan kasus  narkoba di NTB sekitar 3.000 orang. Banyaknya kasus inipun menjadi pekerjaan rumah (PR) semua pihak, terutama aparat penegak hukum (APH) untuk memberantas jaringannya yang saat ini menyasar pelajar. “Dalam kasus narkoba ini ada BNN dan Polda, namun belum mampu memberantasnya. Sehingga langkah saat ini yakni memperkuat koordinasi dan kerjasama dengan penegak hukum lainnya,” jelasnya.

Sementara dalam Lapas khusus Narkotika yang dibangun nantinya sekaligus dengan rehabilitasi. Dipilih Lotim ketika terjadi mutasi akan lebih memudahkan transportasinya baik dari tahanan dari Pulau Sumbawa maupun Pulau Lombok.

Diakuinya bahwa pemilihan Lotim bukan dikarenakan mendominasi jumlah kasus narkotika, melainkan sudah adanya ketersediaan lahan milik Lapas Selong sendiri seluas 17 hektar.

Menurutnya, pembangunan Lapas Khusus Narkotika ini suatu hal mendesak menyusulkan banyaknya kasus narkoba di setiap daerah. Selain menjadi solusi dalam mengatasi over kapasitas di masing-masing Rutan atau Lapas yang banyak tahanan merupakan kasus narkoba. (yon)