Pengembangan Pariwisata Lotim Fokus Kembangkan Destinasi Wisata Favorit

0
3
wisata desa kembang kuning

Selong (Suara NTB) – Pariwisata diakui bisa menjadi salah satu program strategis pemerintah dalam perbaikan perekonomian. Hanya saja upaya pengembangan pariwisata ini dinilai memang masih mengambang. Pemerintah belum fokus mengembangkan destinasi wisata favorit yang menjadi entry point dari para wisatawan.

Demikian diungkapkan Ketua Asosiasi Homestay Lotim, Jumaedy kepada Suara NTB, Senin, 13 Januari 2020 kemarin. Menurutnya, destinasi wisata yang paling banyak dikunjungi wisatawan adalah Trengwilis, Tetebatu, Tetebatu Selatan, Kembang Kuning dan Jeruk Manis. Banyak juga yang ke Loyok dan Pringggasela. Lainnya ada di wilayah pantai-pantai di wilayah Lotim bagian selatan.

Para pelaku wisata yang memainkan peranan di wilayah tersebut merupakan pemain-pemain di tingkat bawah. Yakni pelaku yang berinvestasi sendiri membangun homestay-homestay atau tempat-tempat meningap sederhana di desa-desa wisata. Perhatian terhadap para pelaku wisata yang banyak bersentuhan langsung dengan warga ini diniilai belum banyak mendapatkan sentuhan dari pemerintah.

Meski tanpa bantuan pemerintah, para pelaku wisata ini bisa bergerak sendiri. Melakukan aktivitas promosi sendiri secara mandiri. Para pelaku wisata ini dinilai menjadi para pejuang wisata tanpa pamrih.

Para tamu yang datang ini pun semua sudah booking secara online. Meski mainannya tak sekelas hotel berbintang, namun para pelaku wisata Lotim ini secara pelan tapi pasti terus berkembang. Seperti Asosiasi Homestay sendiri saat ini anggotanya terus bertambah. Tidak saja di Lotim, bahkan orang-orang di Lombok Tengah pun minta bergabung dan dibina oleh pelaku wisata Lotim.

Menurut Jumaedy, geliat kunjungan wisatawan ke Lotim ini sebenarnya cukup ramai. Karenanya warga Lotim dipersilakan untuk membangun homestay-nya dengan memanfaatkan rumah-rumah yang kosong.

Lotim sudah banyak dikenal sebagai salah satu pilihan tempat kunjungan wisatawan. Seperti Trengwilis, banyak tamu yang datang tanpa mengenal situasi high season maupun low season dalam kunjungan wisatawan. Okupansi homestay tidak terganggu dengan situasi musim.

  Blangko Terbatas, Puluhan Ribu Masyarakat Antre Buat E-KTP di Lotim

Pada destinasi-destinasi yang sudah terpromosi oleh pelaku wisata harapannya bisa diperkuat lagi oleh pemerintah di destinasi-destinasi wisata favorit tersebut. Pasalnya, jika tidak dilakukan fokus maka tidak akan bisa berkembang dengan baik.

“Yang diminati wisatawan ini kan pantai dan pinggiran hutan,” terangnya. Fokus pemerintah harapannya diarahkan kepada dua kawasan tersebut. Persiapkan infrastrukturnya secara lebih matang dan lebih baik. Masukkan dalam rencana strategis pemerintah ke depan.

Sebelumnya, Kepala Bidang Pemasaran menyebut belum ada kerangka yang jelas mengenai konsep pengembangan wisata Lotim ke depan. Padahal, Bupati Lotim sudah memastikan pariwisata ini akan menjadi salah satu pilihan utama dikembangkan. Untuk mewujudkan keinginan besar Bupati tersebut, segala persiapan pembangunan infrastruktur kepariwisataan diharapkan bisa dilakukan. Bangun infrastruktur jalan menuju destinasi wisata. Termasuk persiapkan sarana prasarana penunjang pariwisata. (rus)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here