Dinas PUPR Lotim Tuntas Hotmix 118 Km Jalan Kabupaten

Bupati Lotim H. M. Sukiman Azmy saat meninjau jalan kabupaten yang sudah selesai dihotmix beberapa waktu lalu. (Suara NTB/ist)

Selong (Suara NTB) – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur (Lotim) tuntas memantapkan jalan (hotmix) sepanjang 118 km dari dana percepatan. Tahun pertama pelaksanaan program unggulan Pemkab Lotim ini diyakini mampu menambah ruas jalan mantap.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Lotim, Rozikin di Selong, Jumat, 13 Desember 2019. Disebut panjang ruas jalan kabupaten Lotim ini 1.018 km. Dari program percepatan ditambah dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler dan penugasan membuat panjang jalan yang baik di Lotim saat ini dicatat sudah 53 persen. Masih ada sisa 47 persen lagi yang belum bisa tuntas.
“Dari percepatan dan DAK ini bisa kita bertambah 11 persen panjang jalan yang mantap,” terang Rozikin.

Menurutnya, dari DAK reguler saja bisa dimantapkan jalan sepanjang 23 km. DAK ini tidak saja untuk jalan, tapi juga untuk jembatan. Dari keseluruhan DAK 2019 diklaim sudah tercapai 98,89 persen.

Semua proyek DAK jalan sudah rampung 100 persen. Tersisa tinggal pembangunan Jembatan Ketapang Raya yang diyakini akhir tahun 2019 ini sudah bisa dituntaskan., “Jembatan Ketapang Raya ini sedang dalam tahap akhir,” sebutnya.

Anggaran Jembatan Ketapang Raya Rp 8,5 miliar dan sudah terealisasi fisik 90 persen dengan realisasi keuangan Rp 4,1 miliar.
Masih menjadi problem di PUPR Lotim ini, kemampuan membangun tidak diimbangi dengan pemeliharaan. Sebelumnya ada dana pemeliharaan jalan Rp 1 miliar tahun depan diberikan hanya Rp 700 juta. Dengan anggaran yang sangat terbatas itu PUPR ini mengaku hanya bisa menangani yang emergensi saja. Tidak bisa melakukan pemeliharaan secara masif. Keterbatasan anggaran daerah selalu jadi alasan. (rus)