Harga Sering Anjlok, Petani Diajak Olah Tomat Jadi Saos dan Manisan

Salah satu lahan tomat yang ditelantarkan oleh pemiliknya di wilayah Kecamatan Sambelia. Hal ini dikarenakan harga tomat yang anjlok. (Suara NTB/yon)

Selong (Suara NTB) – Para petani tomat khususnya di Kabupaten Lombok Timur (Lotim) masih kesulitan menemukan harga yang bersahabat. Lebih sering harga tomat anjlok dan membuat para petani merugi di pasaran. Mengatasi hal tersebut, para petani diajak untuk melakukan industrialisasi.

Demikian disampaikan Kepala Dinas Perindag Lotim, Hj. Masnan, Senin,  9 Desember 2019. Dikatakannya, industrialisasi yang dimaksudkan di sini bahwa para petani harus bisa membuat sendiri saos tomat ataupun manisan tomat dan sejenisnya. Sehingga hasil pertaniannya bisa diolah sendiri oleh masyarakat. Inilah yang masih terus berjalan dilakukan berupa pembinaan-pembinaan oleh-oleh pemerintah kepada para petani tomat di daerah ini.

“Industrialisasi ini memang sangat penting. Sehingga pelatihan terus kita lakukan terutama terhadap petani tomat yang kerap merugi,” ujarnya.

Disebutkannya, di Kabupaten Lotim terdapat beberapa wilayah yang memproduksi tomat, seperti Kecamatan Suralaga, Suela, Aikmel, Masbagik dan Sambelia. Di sejumlah wilayah tersebut kualitas dari tomat para petani cukup baik dan diyakini mampu bersaing. Hanya saja ketika harga anjlok, tomat petani dibeli seharga Rp5.000 hingga Rp20.000 ribu satu keranjang. Tentu itu sangat miris sehingga dibutuhkan industrialisasi.

Di samping itu, untuk harga kebutuhan pokok menjelang hari Natal dan tahun baru (Nataru) 2019. Disperindag Lotim sudah berkoordinasi dengan provinsi untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok. Pihaknya siap melakukan operasi pasar (OP) terhadap segala kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan di pasaran.

Adapun kebutuhan pokok yang harganya kerap melonjak seperti cabai, sehingga Disperindag Lotim berkomitmen untuk memberantas mafia cabai. “Memang harga cabai kerap naikdan sementara tomat anjlok. Sehingga kita berikan pelatihan, untuk membuat saos dan manisan tomat itu,”pungkasnya. (yon)