Jelang Musim Hujan, Normalisasi Sungai Rawan Banjir di Sambelia Belum Rampung

Kegiatan normalisasi Sungai Belanting mengantisipasi datangnya musim hujan. (Suara NTB/rus)

Advertisement

Selong (Suara NTB) – Menjelang musim hujan, normalisasi sungai-sungai di wilayah Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur (Lotim) sampai saat ini belum rampung. Sungai-sungai yang besar seperti Belanting yang merupakan sungai terbesar di Sambelia belum tuntas normalisasinya.

Hal ini disampaikan Camat Sambelia, Zaitul Akmal saat dikonfirmasi Sabtu, 7 Desember 2019. Diakuinya, saat ini sungai-sungai di wilayah Kecamatan Sambelia mengering. Selain itu, masyarakat Sambelia juga turut mengalami kekeringan. Namun, saat hujan mengguyur sungai-sungai ini dipenuhi air dan bisa memicu banjir.

Setiap memasuki musim hujan, dikhawatirkan Sambelia ini kembali dilanda banjir bandang. Apalagi pernah terjadi longsor di wilayah pegunungan. Mengantisipasi kedatangan banjir bandang, Balai Wilayah Sungai diharapkan juga segera turun tangan untuk melakukan normalisasi.

Pemerintah daerah, sebutnya sudah melakukan normalisasi beberapa titik. Sementara yang lokasinya lebih besar yang menjadi kewenangan BWS belum memulai. Kekhawatiran banjir sambungnhya tidak bisa menghilang dari benak warga ditambah lagi musibah gempa beberapa kali melanda.

Untuk itu, pihaknya mengingatkan pada warga untuk terus meningkatkan kewaspadaannya. Bahkan, masyarakat sebenarya sudah mengetahui tanda-tanda akan datangnya banjir besar menerjang Sambelia.

Tandanya antara lain, hujan yang terlihat sering terjadi di pegunungan. Meski beberapa kali terjadi hujan di pegunungan akan tetapi tidak terlalu besar. Utamanya di Sambelia sampai sejauh ini belum diguyur hujan. Sekarang, sambungnya, kehadiran hujan di Sambelia sangat dinantikan warga, karena sudah cukup lama kemarau. (rus)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.