Pembangunan Taman Rinjani Selong Mencapai 90 Persen

Taman Rinjani Selong yang terlihat belum rampung pembangunannya karena ada sejumlah item yang belum dikerjakan dan akan dilanjutkan pada tahun 2020 mendatang. (Suara NTB/rus)

Selong (Suara NTB) – Pekerjaan pembangunan Taman Rinjani Selong diklaim Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Lotim sudah mencapai 90 persen. Sisanya 10 persen lagi masih seputar pemasangan paving block dan diyakini bisa tuntas sampai Desember 2019 ini.

Hal ini dipaparkan Kepala Dinas (Kadis) LHK Lotim, H. Marhaban. Disampaikan, tampilan hasil pembangunan taman senilai Rp2,9 milair pada tahun 2019 ini diakui masih belum sempurna. Hal ini karena memang ada sejumlah item pembangunan lanjutan yang akan dilakukan pda tahun 2020 mendatang.

Di antaranya, melakukan plesteran tembok taman, penanaman bunga dan penambahan item pembangunan lainnya yang akan menambah keindahan taman Rinjani Selong. Kendala lainnya ada yang belum tuntas karena jalan pintu masuk mobil belum bisa dibangun. “Belum bisa dibangun karena masih digunakan untuk akses keluar masuk mobil yang melakukan pengangkutan material,” ucapnya.

Membangun taman, kata Marhaban, tidaklah sama dengan membangun gedung. Dibutuhkan ketelitian. Yang dilakukan tahun 2019 ini katanya sesuai dengan nominal anggaran. “Memang belum bisa tampil 100 persen karena ada pekerjaan yang belum dikerjakan,” imbuhnya.

Tahun 2020 mendatang ada penambahan Rp1 miliar lebih untuk penambahan pembangunan dan pengadaan bunga. Pada tahap pertama pembangunan taman memang sudah ada sebagian bunga ditanam. Akan tetapi tidak bisa sepenuhnya.

Guna lebih mempercantik taman, DLHK Lotim akan studi banding ke Surabaya melihat taman-taman di Kota Pahlawan tersebut. Pesan Bupati, ada pohon bunga yang besar-besar dan terlihat indah dan sedap dipandang mata.

Taman Rinjani Selong seluas 2 hektar tersebut setelah selesai pembangunan tahap pertama 2019 ini dipastikan sudah bisa dinikmati masyarakat umum. (rus)