Formasi Dokter Gigi di Lotim Sepi Peminat

Akibat portal SSCN tidak bisa dibuka, tim verifikasi berkas lamaran CPNS tahun 2019 duduk santai di depan komputer sambil menunggu portak SSCN normal kembali. (Suara NTB/yon)

Advertisement

Selong (Suara NTB) – Memasuki hari ke dua belas setelah dibukanya pendaftaran calon pegawai negara sipil (CPNS) lingkup Kabupaten Lombok Timur (Lotim), jumlah pelamar yang sudah memasukkan lamaran mencapai 6.600 pelamar. Dari jumlah itu, sebanyak 4.656 pelamar sudah submit yang berkas lamarannya tidak dapat dicabut. Dari 482 formasi yang dibuka di Lotim. Saat ini untuk formasi dokter gigi sama sekali belum ada peminatnya.

Kepala BKPSDM Lotim, H. M. Isa, SAP, melalui Kepala Sub Bidang Formasi dan Pengadaan Pegawai Bidang Data dan Formasi, Baharudin, mengatakan, 6.600 pelamar yang sudah masuk di Lotim tersebut didominasi oleh pelamar dengan formasi tenaga guru diikuti formasi tenaga kesehatan. ‘’Khusus untuk dokter gigi belum ada pelamar sama sekali. Sementara jumlah formasi untuk dokter gigi dibuka sebanyak 9 formasi,’’ ujarnya, Jumat,  22 November 2019.

Menurutnya, minimnya peminat bagi dokter gigi ini tidak hanya tahun ini saja terjadi. Pasalnya pada rekrutmen CPNS tahun 2018 lalu juga peminat untuk dokter gigi terbilang sepi. Dari 6 formasi dokter gigi yang dibuka tahun lalu, jumlah pelamar hanya 4 orang. Sementara yang lulus passing grade dan diangkat menjadi PNS sebanyak 2 orang. “Memang dokter gigi ini sepi peminatnya. Padahal dokter gigi kita banyak di Lotim,” ungkapnya, Jumat (22/11).

Baharudin menduga, alasan tidak diminatinya formasi untuk dokter gigi ini, karena para ahli gigi ini menilai jika menjadi swasta lebih menjanjikan. Terlebih pasien untuk gigi cukup banyak serta biaya pengobatan untuk besar. Sementara apabila ia menjadi PNS, kemungkinan merasa terikat karena setiap hari harus masuk kantor dan melayani masyarakat yang begitu banyak.

Dari 482 formasi ini didominasi oleh tenaga guru sebanyak 273 formasi, tenaga kesehatan 152 formasi dan sisanya 57 formasi tenaga teknis. Di mana untuk tahun ini Kabupaten Lotim hanya membuka untuk formasi umum dan tidak ada formasi khusus dengan usia maksimal 35 tahun. Saat ini yang sudah mendaftar sebanyak 44 pelamar dari 243 yang mendaftar akunnya. Jumlah pelamar sewaktu-waktu dapat berubah, terutama beberapa hari menjelang penutupan.

Portal SSCN Error

Pada bagian lain, proses pendaftaran dan verifikasi berkas pelamar via online terganggu. Jumat,  22 November 2019.  Untuk pendaftaran sama sekali tidak bisa akses, termasuk petugas yang melakukan proses verifikasi terhadap berkas pelamar tidak dapat bekerja. Kondisi ini terjadi seharian sejak Kamis malam hingga Jumat kemarin.

“Memang benar portal SSCN error. Sampai saat ini, (kemarin, red) portal SSCN tidak bisa kita akses. Sehingga kita tidak bisa melakukan verifikasi,” akunya..

Baharudin, mengungkapkan jika proses verifikasi sudah dilakukan sejak tanggal 13 November 2019. Gangguan aplilatis SSCN tidak bisa dibuka. Yang sudah diverikasi berkas pelamar sebanyak 2.911 lamaran hingga hari Kamis lalu dari jumlah yang submit sebanyak 4.656 pelamar. Sedangkan total yang masuk memilih melamar di Lotim sekitar, 6.600 pelamar.

Dari 4.566 pelamar yang submit tersebut, berdasarkan hasil verifikasi terdapat sekitar 2 sampai 3 persen pelamar tidak memenuhi syarat (TMS). Artinya berkas yang di-upload tidak lengkap dan otomatis pelamar tersebut dinyatakan gugur, karena berkas yang sudah masuk tidak bisa diubah atau terkunci. Kecuali perubahan dapat dilakukan pada masa sanggahan apabila kekhilafan dilakukan oleh tim verifikator.

“Inilah kenapa pelamar kita minta hati-hati dan lebih jeli dalam membaca setiap alur pendaftaran dan persyaratan. Tahun lalu saja dari sekitar 7.000 pelamar. Yang memenuhi syarat sekitar 5.000 pelamar,” ungkapnya.

Tidak dapat dibukanya SSCN BKN ini terjadi secara serentak se-Indonesia. Dari hasil koordinasinya bersama kabupaten/kota di NTB, Admin SSCN BKPSDM Lotim, Lalu Muhammad Haeri, mengungkapkan jika gangguan terjadi sejak Kamis malam. Hingga hari Jumat kemarin belum diketahui penyebabnya karena ini berasal dari pemerintah pusat. Sementara untuk jaringan di Lotim dipastikannya aman, meski beberapa hari lalu terganggu akibat adanya pemadaman bergilir oleh PLN. (yon)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.