Tujuh Bulan Kandas di Perairan Gili Kondo, KMP Mutiara Indonesia Belum Bisa Dievakuasi

Inilah KMP Mutiara Indonesia yang kandas tidak jauh dari Gili Kondo sejak 11 Mei 2019 lalu dan sampai Minggu,  20 Oktober 2019 belum bisa dievakuasi. (Suara NTB/yon)

Advertisement

Selong (Suara NTB) – Kandasnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Mutiara Indonesia yang tidak jauh dari Gili Kondo Kecamatan Sambelia Kabupaten Lombok Timur (Lotim) pada 11 Mei 2019 lalu sampai saat ini belum dapat dievakuasi. Keberadaan kapal ini masih menjadi tontonan bagi penumpang kapal feri yang melintas dari Pelabuhan Kayangan menuju Pototano maupun sebaliknya.

Belum dievakuasinya kapal tersebut dikarenakan berbagai kendala teknis. Salah satunya bagian tubuh kapal yang terjepit karang serta medan yang cukup rumit.

Dikonfirmasi Suara NTB, Minggu,  20 Oktober 2019, General Manager PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan-Lotim, M. Yasin, tidak menampik kesulitan dalam mengevakuasi kapal tersebut. Sementara, kata dia, asuransi bagi penumpang yang kendaraannya masih tertahan di dalam kapal berdasarkan undang-undang nomor 17 merupakan tanggung jawab pengangkut.   “Untuk asuransi merupakan tanggung jawab pengangkut,”kata M. Yasin.

Manager Operasional PT. ASDP Indonesia Ferry Cabang Kayangan, Lotim, Zainal Abidin, mengatakan jika pihaknya sudah mencoba melakukan penarikan kapal tersebut menggunakan kapal feri lainnya. Namun usaha itu belum membuahkan hasil, bahkan penarikan menggunakan kapal itu dihentikan lantaran khawatir kapal penarik ikut kandas.

“Posisi kapal saat ini masih lebih menghadap ke darat, sehingga lokasi masih susah untuk dilakukan evakuasi yang terletak di kawasan Gili Kondo. Sudah diupayakan untuk ditarik namun belum bisa dilakukan. Penyebab kandas karena bagian kapal masih terjepit oleh karang,” terangnya. (yon)

Disqus Comments Loading...

This website uses cookies.